Berita

gedung kpk/net

Hukum

Pensiuanan Bina Marga Surati Menteri PUPR Dan KPK

SENIN, 25 JANUARI 2016 | 17:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pensiuanan Direktorat Jenderal Bina Marga, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menaruh prihatin atas tersangkutnya bekas lembaga mereka dalam dugaan suap Anggota Komisi V DPR, Damayanti Wisnu Putranti (DWP) dalam proyek pembangunan jalan trans atau negara di Maluku.

"Kami pensiunan Bina Marga bertandatangan di bwah ini memberikan keprihatinan mendalam bahwa kasus suap terjadi di Ditjen Bina Marga," kata Koordinator Pensiunan Ditjen Bina Marga, Anshary T dalam siaran persnya di Jakarta, Senin (25/1).

Keprihatinan para pensiunan juga dituangkan dalam surat terbuka, ditujukan kepada Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).


Para pensiunan mendukung penyidikan kasus operasi tangkap tangan (OTT) KPK terhadap DWP pada 13 Januari 2016. Penangkapan itu diikuti dengan penggeledahan dan penyegelan kantor Ditjen Bina Marga di Jakarta, 14 Januari 2016 dan Balai Pelaksana Jalan Nasional IX Wilayah Maluku, 22 Januari 2016.

Menurut para pensiunan, penggeledahan dan penyegelan itu mengindikasikan adanya keterlibatan pejabat internal di kedua intsansi. "Hal ini membuat kami sebagai pensiunan Bina Marga merasa ikut dipermalukan oleh para pelaku," tegas Anshary.

Berdasarkan hal tersebut, para pensiunan menyatakan sikap, pertama, meminta KPK memeriksa pejabat Ditjen Bina Marga yang diduga terlibat dan bertanggung jawab atas kasus tersebut.

Kedua, mendorong dan mendukung pemeriksaan menyeluruh Ditjen Bina Marga mulai dari dirjen hingga satuan kerja dan PPK. Ini penting agar kinerja Bina Marga segera pulih tanpa harus terganggu dengan kasus korupsi.

Ketiga, harus ada langkah konkrit oleh KPK untuk pembersihan di lingkungan Kementrian PUPR. Hal ini penting mengingat kementerian ini khususnya Ditjen Bina Marga memiliki peran vital dalam memenuhi hak rakyat dan mendukung pembangunan nasional. [rus]

Populer

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

Camat hingga Dirut PDAM Kota Madiun Digarap KPK

Kamis, 16 April 2026 | 13:50

UPDATE

Disinggung Kenaikan LPG Nonsubsidi, Bahlil Malah Berkelit soal LPG 3 Kg

Senin, 20 April 2026 | 22:11

KPK Serahkan Rampasan Puput Tantriana Rp3,52 Miliar ke Lemhannas

Senin, 20 April 2026 | 22:06

DPR Cuma Butuh Sehari Rampungkan 409 Daftar Masalah RUU PPRT

Senin, 20 April 2026 | 22:01

Berikut 12 Poin Strategis RUU PPRT yang Dibahas Baleg DPR

Senin, 20 April 2026 | 21:54

Dipimpin Dasco, RUU PPRT Segera Dibawa ke Paripurna

Senin, 20 April 2026 | 21:52

Pemkot Tangerang Jaga Transparansi Lewat Penyerahan LKPD Unaudited 2025

Senin, 20 April 2026 | 21:34

Menkes Sebut Penanganan Campak Tidak Perlu Lockdown, Ini Penjelasannya

Senin, 20 April 2026 | 21:14

Kunjungi IKN, Ketua MPR: Proses Pembangunan Begitu Cepat

Senin, 20 April 2026 | 21:05

IPB Hanya Skorsing 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual

Senin, 20 April 2026 | 20:41

Bisnis Tambang Sarat Risiko, Asuransi Diminta Perkuat Kompetensi

Senin, 20 April 2026 | 20:39

Selengkapnya