Berita

Kapolri: Pesantren Tempat Rehabilitasi Teroris Paling Bagus

SABTU, 23 JANUARI 2016 | 17:55 WIB | LAPORAN:

Pesantren adalah tempat rehabilitasi para teroris yang paling baik. Karenanya, para tokoh agama seperti ustadz, kiai, pimpinan pesantren turut secara massif untuk menyampaikan pemahaman agama yang benar sebagai upaya mengcounter pemikiran-pemikiran para teroris.

Begitu dikatakan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Badridin Haiti, dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Kiai Pondok Pesantren Alumni Gontor di Hotel Siti, Tanggerang Banten, Sabtu (23/1).

Menurutnya, pemikiran-pemikiran teroris berkembang terjadi bukan di dalam kurikulum pesantren, karena kurikulum pesantren justru mengcounter pemikiran-pemikiran radikal.


"Pemikiran teroris berkembang melainkan melalui diskusi-diskusi komunitas dan kegiatan publik seperti pengajian," tegas Badrodin.

Pesantren, menurut Badrodin, diakui selama ini telah melakukan hal yang benar. Hanya saja, ada di kalangan masyarakat termasuk alumni pesantren yang tidak memahami agama secara mendalam namun memiliki pemikiran-pemikiran radikalisme, ini secara massif mengembangkan pemikiran radikalnya secara massif kepada masyarakat.

"Banyak organisasi radikal yang melakukan aksi teroris di Indonesia seperti Tauhid Waljihad Indonesia, Mujahidin Indonesia Timur, Mujahidin Indonesia Barat,’ tegasnya.

Badrodin jelaskan, pemikiran radikal tidak mampu ditangani hanya dengan penegakan hukum, melainkan harus dengan pendekatan diskusi secara mendalam atau bimbingan konseling, dan ini tidak mampu dilakukan oleh Kepolisian, melainkan yang memiliki kemampuan ini justru kalangan para tokoh agama seperti ulama dan pimpinan pesantren.

Diakui sebelumnya, Badrodin sebagai alumni Pesantren Baitul Arqam, Jember yang pimpinannya merupakan alumni Pondok Pesantren Gontor. Ia mengaku bersyukur, bahwa dirinya sebagai santri yang saat ini bias di puncak karir Kepolisian sabagai Kapolri.

"Saya bersyukur teman â€" teman saya ketika dulu di pondok mendoakan saya sehingga menjadi puncak karir saya saat ini alhamdulillah,’ katanya.

Hadir dalam Silatnas yang berlangsung dari Jumat sampai Minggu (22 â€" 24 Januari) 2016, ada sekitar 350 Kiai dan Pimpinan Pesantren alumni Gontor. Silatnas juga dalam rangka kesyukuran 90 tahun (1926-2016) yang didirikan KH. Ahmad Sahal, KH Zainuddin Fananie, dan KH Imam Zarkasy yang kemudian dikenal dengan istilah Trimurti.

Gontor saat ini memiliki 20 pesantren yang tersebar di Indonesia; 13 kampus pondok putra dan 7 kampus pondok putri. Pondok Modern Darussalam Gontor yang saat ini berdiri di Jawa, Sumatera dan Sulawesi dengan jumlah guru dan santri sekitar 25.405 orang, serta mengelola Universitas Darussalam Gontor (UNIDA), dengan jumlah mahasiswa sekitar 2.684 orang. Selain itu, hingga saat ini 283 pesantren telah terdaftar sebagai Pesantren Alumni Gontor, yaitu pesantren yang dikelola para alumni Gontor, dan beberapa pesantren masih dalam tahap pendataan atau belum mendaftar. [sam]

Populer

Ramadhan Pohan, Pendukung Anies yang Kini Jabat Anggota Dewas LKBN ANTARA

Jumat, 09 Januari 2026 | 03:45

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

UPDATE

OTT Pegawai Pajak Jakarta Utara: KPK Sita Uang Ratusan Juta dan Valas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:14

Mendagri: 12 Wilayah Sumatera Masih Terdampak Pascabencana

Sabtu, 10 Januari 2026 | 12:04

Komisi I DPR: Peran TNI dalam Penanggulangan Terorisme Hanya Pelengkap

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:33

X Ganti Emotikon Bendera Iran dengan Simbol Anti-Rezim

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:27

Trump Sesumbar AS Bisa Kuasai 55 Persen Minyak Dunia Lewat Venezuela

Sabtu, 10 Januari 2026 | 11:10

Konten Seksual AI Bikin Resah, Grok Mulai Batasi Pembuatan Gambar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:52

Ironi Pangan di Indonesia: 43 Persen Rakyat Tak Mampu Makan Bergizi

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:41

Emas Antam Berkilau, Naik Rp25.000 Per Gram di Akhir Pekan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:34

Khamenei Ancam Tindak Tegas Pendemo Anti-Pemerintah

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:22

Ekonomi Global 2026: Di Antara Pemulihan dan Ketidakpastian Baru

Sabtu, 10 Januari 2026 | 10:06

Selengkapnya