Berita

Isyana Sarasvati:net

Blitz

Isyana Sarasvati, Masih Jomblo Karena Jutek

JUMAT, 22 JANUARI 2016 | 08:36 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Meski kebanyakan gaul sama cowok, Isyana belum punya pacar. Mungkin alasannya karena sifat introvert sehingga Isyana tampak jutek dan sombong.

Isyana Sarasvati sudah men­jadi musisi terkenal dan memiliki banyak penggemar. Kendati demikian, kehidupan sosial dara 22 tahun asal Bandung ini tak banyak berubah. Selain belum punya pacar, ia masih gadis yang tomboy.

"Teman perempuan aku, dari lahir sam­pai sekarang, cuma ada lima dan itu ng­gak berubah sampai sekarang," ungkap Isyana.


Menurutnya, hal ini disebabkan oleh ke­pribadian introvertnya yang masih dimiliki dan tak berubah kendati ia telah menjadi seorang public figure.

"Masih ada sisi introvert dalam diri aku yang dari dulu sampai sekarang nggak berubah. Jadi, kehidupan sehari-hari dan sosial aku nggak berubah. Teman-teman pun masih sama," tuturnya.

"Teman-temanku sisanya laki-laki se­mua karena mungkin aku kayak laki-laki jiwanya," ucap dara yang mahir memainkan beragam alat musik ini.

Namun, bukan berarti Isyana tak ingin membuka diri untuk orang lain yang mau berteman dengannya. Pemilik album Explore! ini merasa sangat terbuka dan fleksibel untuk berbincang dan berdiskusi dengan siapa pun.

"Tapi, buat dekat banget, ya, susah. Perke­nalannya harus agak lama. Kalau sekarang, dengan teman-teman baru aku nggak bisa ketemu tiap hari juga. Jadi nggak sedekat aku dengan teman-teman masa kecil," cetus Isyana.

Hingga saat ini, ia ternyata belum juga punya kekasih meskipun berparas cantik dan terkenal. "Nggak (pacaran), sekarang karier dulu," kata Isyana yang sudah main satu judul film dan berbagai model iklan.

Ditanya bagaimana kriteria lelaki ida­mannya, Isyana melontarkan pengakuan mengejutkan. "Iya serius, aku tuh suka sama cowok yang cantik. Hahaha," ujarnya lantas tertawa.

"Pokoknya yang cantik, tapi bukan yang Korea gitu. Kayak siapa ya? Yang mukanya cantik deh," sambungnya.

Sedangkan untuk sifat calon pacar, ia menyebutkan harus cocok dengan watak dirinya. "Kriteria pacar nggak ada, yang penting klop aja. Terus harus melalui proses pengenalan," jelas lulusan Nanyang Academy of Fine Arts dan Royal College of Music, UK tersebut.

Sebelum sepopuler sekarang, ternyata Isyana dulu sangat pemalu lho.

"Aku dulu canggung banget ketika ke­temu orang. Udah gitu, aku punya alis ma­dura. Aku kan berdarah Madura, bentuk alisnya begini. Jadi, kalau lagi diam, semua bilang jutek atau sombong," ungkapnya.

Makanya itu, Isyana kerap dianggap cewek jutek atau sombong. "Misalnya aku lagi diam menatap layar ponsel, itu aja suka dikira lagi marah. Padahal aku lagi main game. Mungkin muka aku terlihat kurang bersahabat kali, ya," katanya lalu tertawa.

Namun kini ia telah terbiasa jika orang menyebutnya berwajah jutek atau tampak sombong.

"Udah dari kecil aku dibilang (jutek) be­gitu. Makanya, sekarang udah biasa aja."

Isyana pun mengenang perjuangannya di masa-masa awal meniti karier. Perlu belasan tahun baginya untuk berlatih musik demi meningkatkan kualitas vokalnya.

"Sangat-sangat tidak mudah karena per­juangan sangat panjang untuk mencapai di sini. Belasan tahun berlatih sekolah dan music performance. Sangat sulit hingga akhirnya sampai sekarang ini," jelasnya.

Isyana malas bila sekarang dilabeli artis besar. Ia hanya ingin dikenal lewat karya-karya. "Aku lebih suka disebut musisi. Mu­sisi akan terus berkarya sampai kapanpun," imbuhnya.

Isyana mengaku terinspirasi dari The Secret, buku karya Rondha Byrne, yang memiliki inti cerita saat kita berpikir positif, hidup akan berubah menjadi lebih baik.

"Aku dari dulu suka ngebayangin aku ada di panggung dikelilingi fans. Nah, hal yang aku bayangin selama ini kejadian sekarang," tandasnya.

Kesuksesan Isyana tak lepas dari lagu Tetap dalam Jiwa yang terdengar begitu syahdu saat dilantunkan. Namun siapa sang­ka ia sendiri sangat membenci lagu itu.

"Tiap lagu ada ceritanya sendiri. Yang ribet kalau live Tetap dalam Jiwa. Itu lagu yang paling aku nggak suka, makanya aku taruh di nomor 10 dan nggak jadi pri­oritas single," kata Isyana. Dia bilang Tetap dalam Jiwa merupakan yang tersulit dalam proses rekaman.

"Lagu Tetap dalam Jiwa diaransemen bo­lak-balik. Prosesnya agak rumit. Kata-ka­tanya pun aslinya nggak gitu," celotehnya. Lagu tersebut dibuat berdasarkan kisah nyata seorang temannya. Liriknya, ampuh untuk memancing air mata.

"Sedih lagunya. Gara-gara se­dihnya itu, pas mau nyanyiin ini terlalu sedih. Nggak nyang­ka kalau ternyata banyak yang suka, membludak dan jadi hit," tutup Isyana. ***

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Kemendag: Wajib Halal Bukan Pelarangan Impor

Sabtu, 26 September 2026 | 06:30

Baznas dan Komite Bantuan Kepresidenan Palestina Perkuat Kerja Sama Kemanusiaan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:12

Instruksi Prabowo soal Kuliah Gratis PTN Harus Diprioritaskan

Sabtu, 26 September 2026 | 06:00

Serba ‘Tidak’ di Sidang Gibran

Sabtu, 26 September 2026 | 05:41

Cuma Tambah Dua Perunggu, Peringkat Indonesia Merosot

Sabtu, 26 September 2026 | 05:17

Jalur Sepeda Jangan cuma Jadi Pajangan

Sabtu, 26 September 2026 | 05:00

Benarkah Pengganti Gibran Sudah Ada?

Sabtu, 26 September 2026 | 04:29

Korlantas Polri Luncurkan Empat Inovasi Digital

Sabtu, 26 September 2026 | 04:18

Jangan Istimewakan Oknum DPRD Diduga Bakar Lahan

Sabtu, 26 September 2026 | 04:00

Kepala BNPB Minta Maaf soal Karhutla: Klarifikasi Istilah 'Normal'

Sabtu, 26 September 2026 | 03:46

Selengkapnya