Berita

hidayat nur wahid/net

Remaja Masjid Ditantang Patahkan Pengaruh Radikal Di Indonesia

KAMIS, 21 JANUARI 2016 | 15:29 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dunia Islam di Indonesia saat ini sedang dalam image yang sangat negatif terkait banyak sekali gerakan radikalisme dan aksi teror yang mancatut nama Islam, seperti aksi teror bom dan penembakan di Thamrin-Jakarta. Untuk gerakan radikalisme ada gerakan radikal ISIS yang sudah menamcapkan pemgaruhnya di Indonesia, dan kelompak masyarakat Gerakan Fajara Nusantara (Gafatar).

Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid mengaku sangat miris akan hal tersebut. Positioning Islam dalam kiprahnya di Indonesia dan dunia menjadi terpojok. Hal itu disampaikan HNW dalam perbincangan dengan delapan orang delegasi perwakilan Jaringan Pemuda Remaja Masjid Indonesia (JPRMI), di Ruang Kerja Wakil Ketua MPR, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (21/1).

HNW berharap agar remaja masjid dalam hal ini generasi muda Islam seharusnya berkiprah untuk merubah positioning Islam yang terpojok menjadi berada di posisi yang baik.


"Sekarang ini terjadi kegalauan yang terjadi di dunia Islam di Indonesia seperti terorisme dan radikalisme yang kebanyakan pelaku-pelakunya adalah remaja yang mengaku-ngaku Islam, remaja masjid dan kiprah-kiprah positifnya harus berupaya membalik situasi. Kiprah remaja masjid adalah jawaban konkrit bahwa Islam bukan teroris dan radikal," ujarnya politisi senior PKS ini.

Remaja masjid di seluruh Indonesia, lanjut HNW, harus berupaya keras menangkal pemahaman radikalisme dengan mengajak rekan-rekan remaja lain untuk waspada dari hasutan dan pengaruh negatif gerakan radikalisme.

"Di sisi lain soal narkoba juga sangat berbahaya, kejahatan narkoba juga adalah aksi terorisme yang sangat berbahaya juga dan harus ditangani serius juga," katanya.

JPRMI sendiri menurut ketuanya Otong Somantri adalah sebuah organisasi Islam yang merupakan wadah remaja-remaja Islam yang tersebar hampir di seluruh Indonesia.

"Kami memiliki visi untuk menjadi bagian dari problem solver umat dan bangsa. Dengan itu kami memiliki berbagai program dan kegiatan organisasi seperti masjid sebagai tempat belajar pendidikan dasar masyarakat, kami juga ada program beasiswa bagi siswa dan membantu UKM-UKM di berbagai daerah yang berpotensial kita garap dengan bekerja sama dengan pihak berkompeten, kami juga berupaya memunculkan wirausaha-wirausaha Islam muda, membentuk layanan-layanan kesehatan di masjid-masjid. Dan program yang paling gress adalah pembuatan aplikasi android untuk mempermudah komunikasi kegiatan kita di seluruh jaringan di seluruh Indonesia," terangnya. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya