Berita

Susi Pudjiastuti/net

Politik

Jenazah Anak Menteri Susi Diperkirakan Tiba Hari Kamis

SENIN, 18 JANUARI 2016 | 15:10 WIB | LAPORAN:

Jenazah Panji Hilmansyah, putra sulung Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti diperkirakan tiba di tanah air pada hari Kamis, 21 Januari 2016. Hal ini lantaran banyaknya prosedur yang harus dipenuhi untuk pengiriman jenazah dari Florida, Amerika Serikat menuju Indonesia.

"Informasi dari dalam (rumah duka) kemungkinan hari Kamis baru tiba di tanah air. Amerika dan Indonesia kan jauh, apalagi pengurusannya harus melewati banyak prosedur," kata Ketua Majelis Pertimbangan MUI, Din Syamsuddin saat datang melayat di rumah duka di Widya Chandra V nomor 26, Jakarta, Senin (18/1).

Panji meninggal ketika sedang tidur di kamarnya. Diduga akibat penyakit asma. Kabar meninggal putra sulungnya itu membuat syok Menteri Susi. Padahal baru beberapa hari yang lalu, Susi mengunjungi anaknya itu di Amerika.


"Ibu Susi sangat syok, punya anak usia 30 tahun, tidak sedang sakit, tiba-tiba mendadak seperti ini. Saya yakinkan ini takdir Allah, saya ajak berdoa, Ibu Susi Insya Allah tegar," kata Din.

Wartawan yang sejak pagi hari berkumpul di depan rumah Susi dipersilakan oleh protokol kementerian untuk menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada Menteri Susi. Pemilik Maskapai Susi Air ini terlihat sangat terpukul dan terus menerus menangis ketika diberi ucapan belasungkawa.

"Makasih yah, maaf saya sering ngomel-ngomel," ujar Susi kepada wartawan.

Susi yang mengenakan pakaian hitam-hitam kerudung hitam menerima pelayat di ruang keluarga dan selalu didampingi oleh kerabat terdekatnya.

Jenazah Panji ditemukan wafat setelah dua hari berada di dalam kamar. Saat itu pihak keluarga mencari keberadaan Panji karena tidak mengucapkan selamat ulang tahun kepada Susi pada tanggal 15 Januari 2016.[wid]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya