Berita

Nusantara

DKI Aktifkan Lagi Operasi Biduk Untuk Deteksi Teroris

SENIN, 18 JANUARI 2016 | 14:26 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Untuk mendeteksi dini serangan teror di wilayah Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil setempat  DKI Jakarta berencana menggalakkan kembali operasi bina kependudukan (biduk).

"Iya sudah saya suruh biduk diaktifkan lagi di lima wilayah kota," kata Kepala Disdukcapil DKI Jakarta, Edison Sianturi ketika dikonfirmasi, Senin (18/1).

Dengan operasi biduk, ia yakin bisa diketahui mana yang bukan warga ibukota. Langkah ini sekaligus upaya meminimalisir aksi terorisme. Target operasi awal yakni tempat-tempat kos di lima wilayah kota.


"Sudah dijalankan di Jakarta Utara dan Jakarta Barat," ujarnya.

Pada akhir Januari lalu, operasi biduk yang akan dijalankan tersebut melibatkan sejumlah instansi pemerintah di ibu kota.

"Kita kerja sama dengan Polri, Satpol PP, Lurah dan Camat," katanya.[wid]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya