Berita

Foto sekadar ilustrasi. Besar kemungkinan sosok di foto ini sama sekali bukan teroris.

Humor Politik

Pemimpin Teroris Sakit Hati

JUMAT, 15 JANUARI 2016 | 20:00 WIB

CERITANYA, setelah ngebom satu objek di pusat kota, malam harinya kelompok teroris berkumpul untuk mengevaluasi aksi mereka. Komandan Besar Teroris (KBT) membuka pertemuan.

Dia meminta pemimpin-pemimpin lapangan menyampaikan laporan.

“Gimana, Cuk, hasil ngebom tadi?" kata lelaki bertubuh besar.


Seorang pemimpin operasi lapangan menjawab, "Kacau."

"La kok bisa?" tanya lainnya serentak.

"Sakit hati aku. Sakit hati beneran sama manusia bengal Indonesia."

"Emang kenapa? Cerita dong!"

"Kalian lihat di TV enggak? Jangan alasan enggak punya TV. Lihat kelakuan bengal orang Indonesia. Lagi diteror bom, diberondong peluru sampai granat dilemparin, eh malah ditonton. Tukang sate, coba bayangkan! Dia malah jualan 100 meter dari lokasi. Gimana enggak sakit hati, jancukkk, oh!"

"Lagi asiknya baku tembak, pedagang asongan sliweran sambil ngomong gini, 'yang haus, yang haus yang haus'. Sakitnya tuh di sini," kata dia sambil menunjuk ke jantungnya.

Si pimpinan berkata dengan air mata berderai, "Lagian, tentaranya juga malah beli terompet. Lah, kan sialan!"

"Sabar, bung. Sabar. Mungkin orang Indonesia kurang piknik. Makanya demen selfie." kata lainnya.

Si Pimpinan meneruskan lagi, "Udah anggota kita mati semua. Eh, manusia bengal Indonesia itu malah pada nonton. Coba kalau di Paris dan lainnya, kan kita punya wibawa. Orang pada ketakutan. Seluruh Perancis malahan pada diam di rumah."

"Sudahlah, lain kali jangan ngebom Indonesia lagi. Daripada sakit hati, susah payah kita ngerakit bom, cari target buat dibom, eh cuma buat tempat Selfie. Kacau,kacau, kacau!"

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Protelindo Masuk BTEL, Kuasai 10,86 Persen Saham Bakrie Telecom

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:26

Prabowo ke NTT Hari Ini, Pastikan Penanganan Korban Gempa Berjalan Baik

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:17

Pengamat: Rekam Jejak Mumpuni Bikin KH Marsudi Syuhud Unggul di Bursa Ketum PBNU

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:13

Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU Besok

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:12

Emas Antam Merosot Rp18.000, Satu Gram Jadi Segini

Rabu, 26 Agustus 2026 | 10:03

DEEP Ingatkan Percepatan Pemilu Harus Punya Alasan Konstitusional

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:55

IHSG Balik Arah ke Zona Merah, Rupiah Menguat ke Rp17.690 per Dolar AS

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:44

SHOW Token Dorong Transformasi Industri Hiburan Global lewat Teknologi AI dan Blockchain

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:21

Bursa Asia Variatif, Investor Pantau Pergerakan Timur Tengah

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:06

THMP Bantah Pertemuan Jokowi-Relawan Bahas Pemilu 2029

Rabu, 26 Agustus 2026 | 09:03

Selengkapnya