Berita

Choel Mallarangeng

Politik

Choel Bungkam Soal Soal Aliran Uang Ke Demokrat

JUMAT, 15 JANUARI 2016 | 19:11 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Andi Zulkarnain Mallarangeng alias Choel, bungkam ketika ditanya tentang dugaan aliran uang hasil korupsi proyek Wisma Atlet Hambalang ke Partai Demokrat.

Seperti diketahui, hari ini adik dari bekas Menteri Pemuda dan Olahraga, Andi Alfian Mallarangeng, itu diperiksa KPK sebagai tersangka korupsi dalam proyek pembangunan, pengadaan, serta peningkatan sarana dan prasarana sekolah olahraga di Hambalang tahun 2010-2012.

Walau tidak menjawab soal aliran dana ke Demokrat, Choel hanya mengaku pernah menerima uang Rp 2 miliar dari Direktur PT Global Daya Manunggal, Herman Prananto, serta 550.000 dollar AS dari Deddy Kusdinar.


"(Penerimaan uang) itu saya sudah saya akui ya," ungkapnya kepada wartawan, usai diperiksa penyidik KPK selama 6 jam, di kantor KPK, Jakarta, Jumat (15/1).

Choel juga menilai pemeriksaannya oleh penyidik KPK berjalan biasa-biasa saja.

"Biasa aja. Sama kayak yang biasa," ujarnya.

Diketahui bahwa Direktur Keuangan Permai Grup, Yulianis, pernah membeberkan adanya aliran uang korupsi wisma atlet Hambalang.

Anak buah M. Nazaruddin itu mengaku ada pemberian uang 200.000 dollar AS ke mantan Sekjen Partai Demokrat, Edhi Baskoro Yudhoyono atau Ibas. Uang tersebut diyakini juga mengalir ke kas Partai Demokrat‎. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Memalukan! Rismon Ajukan Restorative Justice

Kamis, 12 Maret 2026 | 02:07

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

UPDATE

Andrie Yunus Binaan Soleman Ponto

Senin, 23 Maret 2026 | 04:10

Yaqut Berpeluang Pengaruhi Saksi saat Jadi Tahanan Rumah

Senin, 23 Maret 2026 | 04:06

Ada Skenario Guncang Prabowo Lewat Dana George Soros

Senin, 23 Maret 2026 | 03:49

Pimpinan KPK Didesak Buka Suara soal Tekanan Politik terkait Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 03:13

Prabowo Telepon Erdogan-MBS saat Idulfitri

Senin, 23 Maret 2026 | 03:05

Yaqut Jadi Tahanan Rumah Benar Secara Aturan, tapi Cederai Rasa Keadilan

Senin, 23 Maret 2026 | 02:18

Kaum Flagelata dan Ekstremisme Religius di Tengah Krisis Abad Pertengahan Eropa

Senin, 23 Maret 2026 | 02:08

Alasan KPK soal Pengalihan Penahanan Yaqut Janggal

Senin, 23 Maret 2026 | 02:00

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Sahroni Kritik Polisi Slow Response Tanggapi Laporan Warga

Senin, 23 Maret 2026 | 01:22

Selengkapnya