Berita

ilustrasi/net

Selamat, Karikatur "Inikah Kartini-Kartini Kita Sekarang?" Menangkan Anugerah Adinegoro

SELASA, 12 JANUARI 2016 | 21:22 WIB | LAPORAN:

Karikatur berjudul "Inikah Kartini-Kartini kita sekarang?” karya Didie Sri Widiyanto berhasil memenangkan Anugerah Adinegoro. Keputusan memenangkan karikatur yang dimuat di harian Kompas 22 April 2015 itu berdasarkan penilaian dewan juri yang terdiri atas Gatot Eko Cahyono, karikaturis, Dolorosa Sinaga dari Institut Kesenian Jakarta dan Karlina Supelli dari Sekolah Tinggi Filsafat Driyakara.

Menurut Dolorosa, karikatur tersebut dipilih dewan juri karena menggambarkan kritik tajam terhadap kepedulian pemerintah terhadap kaum perempuan, utamanya yang menjadi tenaga kerja wanita di luar negeri.

"Harkat mereka dan pencapaian prestasinya kurang dihargai karena cukup bercita-cita menjadi TKW,” terang dia dalam surat elektronik yang dikirim ke redaksi, Selasa (12/1).


Karlina juga mengatakan hal senada. Menurut dia, gambar ini menunjukkan fenomena yang menyedihkan, bahwa kaum muda khususnya perempuan tersebut cukup gembira dan bernyanyi untuk berangkat ke luar negeri sebagai tenaga kerja, sementara profil Kartini menatap ke arah kiri menggambarkan masa depan yang dicita-citakannya.

"Dan sosok pria yang menatap bingung terhadap keadaan tersebut,” sambungnya.

Gatot yang pernah meraih Anugerah Adinegoro kategori Karikatur pada tahun 2010 menegaskan bahwa dari sisi goresan dan komposisi karikatur tersebut cukup bagus karena karikaturisnya bukan orang baru, dan membawa pesan yang kuat.

"Para TKW digambarkan pergi dengan riang, padahal seringkali mereka pulang dengan penderitaan, mengalami perkosaan bahkan ada yang pulang dalam peti jenazah,” tambahnya.

Kategori karikatur kali ini diikuti 82 karya dari 13 media, mengangkat tema beragam seperti kritik terhadap DPR, ketimpangan hukum, kasus Freeport”, musibah yang dialami Salim Kancil, juga tentang  bencana kabut asap.

Sementara itu, tim juri untuk kategori jurnalistik foto yaitu Oscar Motuloh dan Enny Nuraheni memilih karya foto  "Tinjau Titik Api" karya Abriansyah Liberto dari Tribun Sumsel (Sumatera Selatan) sebagai peraih Adinegoro 2015.

Karya Abriansyah itu adalah foto yang menampilkan sosok Presiden RI Joko Widodo sedang memeriksa lokasi kebakaran hutan, yaitu bencana yang pada tahun lalu menjadi topik berita selama berbulan-bulan. Karya Abriansyah itu unggul di antara 172 karya foto yang masuk, yang dikirimkan oleh para pewarta dari 25 media dengan obyek foto yang beragam yaitu berita politik, hukum, olahraga, lingkungan, pendidikan dan lain sebagainya.

Para pemenang Anugerah Adinegoro akan mendapat hadiah berupa tropi, piagam dan uang tunai sebesar Rp50 juta, yang akan disampaikan pada puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Mataram, Lombok pada 9 Februari. Penjurian untuk enam kategori lain yaitu berita berkedalaman, tajuk rencana, jurnalistik televisi, jurnalistik radio masih berlangsung hingga pekan depan, demikian pula dua kategori anugerah jurnalistik inovasi untuk kategori siber dan infotainmen. [sam]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya