Klinik Hemodialisis Cipta Husada milik Yayasan Kesejahteraan Muslimat NU (YKMNU) memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) sebagai klinik kesehatan swasta pertama yang mendapatkan ISO (International Organization for Standardization).
Penghargaan diberikan di Jalan Hang Tuah 1 no 12 kebayoran Baru Jakarta Selatan, Minggu (12/1) . Hadir pada acara penganugarahan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan KH Solahudin Wahid.
dr Umar Wahid, salah satu pendiri dan konsultan yang juga dokter kepresidenan di era Gus Dur ini merasa bangga atas prestasi tersebut.
"Kita pasti iso (bisa) untuk mendapatkan ISO," katanya.
Sementara Menag yang hadir atas nama keluarga KH Syaifuddin Zuhri juga merasa bangga dan memuji kerja keras Muslimat sehingga dapat menghargaan MURI tersebut.
Diakuinya, tanah dan bangunan klinik tersebut adalah pemberian orang tuanya, KH. Syaifuddin Zuhri.
"Menurut saya, Muslimat adalah ormas perempuan terbesar di Indonesia bahkan dunia yang punya program nyata bagi Masyarakat," ungkapnya.
Ia berharap program nyata muslimat NU tersebut terus berlangsung dengan kerja keras semua aktivis Muslimat lainya.
"Alhamdulillah ibu saya aktivis Muslimat juga dan saya sudah menjadi Muslimat sebelum lahir," tegasnya.
Ketua YKMNU Farida Sholahuddin Wahid menyatakan rasa terimakasih kepada semua pihak yang berperan dalam klinik kesehatan YKMNU Cipta Husada, terutama kepada MURI. Penghargaan tersebut akan jadi motivasi tersendiri bagi Muslimat agar terus berkarya.
"Kami siap mengembangkan sayap ke daerah daerah lain yang ingin bekerjasama dengan kami dengan membuka klinik KHMCH berikutnya," tutur ibu Farida Salahuddin Wahid.
[dem]