Berita

Syaikul Islam:net

Wawancara

WAWANCARA

Syaikul Islam: Wacana Dana Ketahanan Energi Muncul Saat Reses, Kami Merasa Kecolongan...

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 08:50 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Pemerintah menunda menerapkan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE), namun pemer­intah tetap berupaya mencari payung hukum untuk menjalankan pungutan tersebut.

Politisi senayan juga tetap tak mau tinggal diam meski DKEditunda. Wakil Ketua Komisi VII DPR Syaikul Islam tetap mengharamkan pungutan DKE.

DPR merasa tak diajak bicara terkait DKE. Karena itu mer­eka seperti terlihat sewot. Dia juga menyayangkan wacana pungutan DKEini muncul saat anggota Dewan reses. Yang bikin mereka marah lagi, da­lam satu kesempatan Menteri ESDM Sudirman Said menya­takan persoalan DKE sudah disetujui DPR. Kenapa DPR tak setuju DKE? Berikut wawancara Rakyat Merdeka dengan Syaikul Islam.


Menurut Menteri Sudirman pungutan DKE itu sudah per­nah disetujui DPR. Apakah benar itu?
Bohong. Bagaimana disetu­jui, dibahas saja dengan DPR belum. Itu yang kami sesalkan pernyataan Menteri Sudirman Said yang mengklaim sudah disetujui DPR.

DPR menjadwalkan akan memanggil Menteri Sudirman Said, apa betul?
Tentu, kami sudah siapkan suratnya. Usai reses akan ka­mi panggil dan minta penjela­san serta konfirmasi tentang pernyataan bahwa sudah ada persetujuan dari kami.

Anda merasa kecolongan dengan munculnya wacana itu saat reses?
Ya jelas. Memang yang bikin kami kecewa karena wacana ini muncul saat anggota Dewan se­dang reses. Jadi, memang tidak aneh ada kawan-kawan anggota Dewan yang merasa kecolon­gan, sehingga kami tidak bisa mengawasi.

Namun, Anda setuju dengan pungutan DKE dari hasil pen­jualan BBM?
Posisi kami jelas, kami pasti menolak dan mengharamkan jika dasar hukumnya dipaksakan dan pengelolaannya tidak jelas. Sekarang inikan masih samar, katanya untuk energi baru ter­barukan.

Ada juga yang bilang; DKE itu untuk antisipasi menjaga kestabilan harga BBM, jika harga minyak dunia kembali naik...
Iya memang, tapi untuk menstabilkan harga BBM bisa dengan efisiensi Pertamina.

Pertamina terus merugi, ya karena tidak efisien. Selama ini, semua kilang Pertamina sudah tidak efisien. Akibatnya BBM yang diproduksi, lebih mahal dibanding yang impor.

Kalau masih belum jelas, berarti rawan jadi banca­kan?
Benar, bisa jadi lahan korupsi juga. Kebijakan pemungutan itu memang berpotensi diselewengkan.

Jadi, kalaupun idenya bagus, harus ada dasar hukum danpengelolaannya harus jelas. Karenanya kami akan meminta menteri ESDM memberi klari­fikasi. ***

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya