Berita

foto: net

Satgas Perbatasan Kembali Gagalkan Penyelundupan Miras Dari Papua Nugini

JUMAT, 08 JANUARI 2016 | 09:20 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini (Satgas Pamtas RI-PNG) kembali berhasil menggagalkan penyelundupan minuman keras (miras) dari Papua Nugini.
 
Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 411/Pandawa yang berkedudukan di perbatasan Skouw-Wutung berhasil menggagalkan usaha penyelundupan miras jenis bir SP sebanyak tiga dus (72 botol) yang dibawa oleh oknum masyarakat yang bernama Dominggus Ireeuw (65) asal Hamadi Pantai, Jayapura Selatan dan tidak bisa menunjukkan surat izin dari imigrasi maupun bea cukai setempat.
 
Dari keterangan yang berhasil dihimpun oleh anggota Satgas yang sedang bertugas pada saat itu, miras tersebut dibawa dengan menggunakan mobil jenis Avanza dengan nopor polisi DS 1804 AZ yang ditutupi dengan kardus-kardus supermi dan buah pisang.


Miras tersebut berdasarkan keterangan dari pelaku akan dikonsumsi sendiri dan selebihnya akan dijual di daerah Jayapura.

"Kita akan tindak tegas terhadap segala upaya bentuk peredaran dan penyelundupan miras dan narkoba karena barang-barang inilah yang menjadi sumber malapetaka tindak kriminal yang timbul di masyarakat," kata Dansatgas Yonif Raider 411/Pandawa, Letkol Inf Nandang Dimyati di Pos Kotis Satgas Pamtas RI-PNG Yonif Raider 411/Pandawa Skouw-Wutung, seperti dalam rilis Penkostrad, Jumat (8/1).
 
Letkol Inf Nandang menambahkan, dukungan dari berbagai elemen masyarakat dari kegiatan ini sangat banyak karena akibat yang ditimbulkan dari mengkonsumsi miras sangat buruk. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya