Berita

foto: net

DPR Dukung Diplomasi Pemerintah RI Damaikan Saudi-Iran

KAMIS, 07 JANUARI 2016 | 07:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah Indonesia melakukan kebijakan proaktif melalui upaya diplomatik untuk mendamaikan konflik antara Arab Saudi dengan Iran. Upaya diplomasi juga dilakukan terhadap Organisasi Konferensi Islam (OKI) dan Amerika Serikat yang berpengaruh besar di kawasan.

Anggota Komisi I DPR RI, Ahmad Zainuddin mendukung penuh langkah diplomasi Indonesia dalam menengahi konflik di Timur Tengah saat ini. Menurutnya, sikap tersebut sesuai dengan amanah UUD di mana Indonesia harus terlibat aktif dalam upaya mewujudkan ketertiban dunia.

Terlebih menurut Zainuddin, Indonesia merupakan negara demokrasi muslim terbesar di dunia. Sehingga sudah seharusnya memberikan pengaruhnya sebagai mayoritas muslim moderat kepada dunia Islam.


"Harusnya seperti itulah Indonesia berperan terkait konflik-konflik yang ada di luar negeri. Umat Islam di sini saya yakin juga mendukung penuh sikap Pemerintah Indonesia. Indonesia harus berperan besar dalam perdamaian dunia, khususnya dunia Islam," ujar anggota komisi yang membidangi urusan Luar Negeri ini di Jakarta, Kamis (7/1).

Menurut Zainuddin, konflik di Timur Tengah menjadi episentrum masalah global dan dunia Islam. Karena itu, diplomasi yang dilakukan pemerintah sebaiknya tidak hanya meminta kepada masing-masing pihak berkonflik untuk menahan diri. Namun Indonesia perlu memberikan tawaran ataupun solusi alternatif yang menguntungkan dan dapat diterima kedua pihak.

Ia menambahkan, Arab Saudi dan Iran merupakan dua negara dengan kekuatan militer terkuat di kawasan Timur Tengah. Konflik keduanya dapat mempengaruhi dunia Islam secara umum, baik di Timur Tengah sendiri maupun di kawasan lainnya. Sebab, konflik Arab Saudi-Iran menggambarkan perseteruan Sunni-Syiah yang berakar sejarah sangat lama.

Zainuddin mengingatkan, saat terjadi perang Irak-Iran tahun 1980-an, dampak konflik Sunni-Syiah juga menyebar di wilayah lain di dunia Islam. Negara-negara yang berseteru mempunyai sekutu masing-masing di Timur Tengah. Irak di bawah Saddam Husein saat itu menjadi ikon bagi negara Sunni.

Penyelesaiaan Arab Saudi-Iran penting dilakukan pemerintah, lanjut Zainuddin, agar tidak berdampak kepada stabilitas kerukunan umat Islam di Tanah Air yang selama ini terjaga. "Pemerintah juga harus mengambil langkah-langkah antisipatif ke dalam negeri, karena umat Syiah di Indonesia juga tidak sedikit. Persatuan umat dan NKRI harus dikedepankan," jelasnya.

Zainuddin juga mengapresiasi sikap tegas Indonesia yang tidak bergabung ke dalam aliansi militer bentukan Arab Saudi untuk menangani terorisme. Menurutnya, keterlibatan dalam aliansi-aliansi militer seperti yang dibentuk Arab Saudi bertentangan dengan prinsip politik luar negeri Indonesia yang 'Bebas-Aktif'.

"Justru seharusnya Indonesia yang membangun aliansi khas di dunia Islam dalam menangani terorisme. Karena kita muslim terbesar," pungkasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya