Berita

joko widodo/net

Politik

Jangan-jangan Jokowi Bersandiwara Soal Penundaan Pungutan DKE

SELASA, 05 JANUARI 2016 | 14:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Presiden Joko Widodo diduga melakukan pencitraan terkait penundaan pungutan Dana Ketahanan Energi (DKE) yang berasal dari penjualan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium dan solar.

Demikian diungkapkan Direktur Eksekutif Bimata Politica Indonesia (BPI) Panji Nugraha kepada redaksi, Selasa (5/1).

Menurut Panji, publik kembali dibuat bingung dengan kebijakan Pemerintah yang mengatakan akan melakukan pungutan DKE, namun akhirnya menunda setelah banyak kritik dari publik.


"Hal ini menjadi pertanyaan bagi publik apakah Pemerintah memang by design membuat kebijakan kontroversi, kemudian menunda untuk mendapat simpati publik?" sebutnya.

Panji menilai, terkait penundaan DKE menunjukkan bahwa pemerintah seolah tidak mempunyai perencanaan yang matang dalam membuat kebijakan, dan menunjukan bahwa Jokowi dengan menteri tidak sejalan.

"Masyarakat sudah cerdas menilai apa yang dilakukan Jokowi, ini murni medengarkan aspirasi publik atau Jokowi sudah mengetahui dengan menunggu momen yang tepat menunda kebijakan DKE agar menarik simpati publik. Jika Jokowi masih mempertahankan dagelan seperti ini, rakyat akan semakin apatis dan menganggap pemerintahan saat ini hanya sebatas sandiwara politik," tutup Panji dalam keterangannya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya