Berita

foto: tedy kroen/rm

Hukum

Lagi, KPK Didesak Ambil Alih Kasus Bansos dan Jerat Paloh-Prasetyo

SELASA, 05 JANUARI 2016 | 14:33 WIB | LAPORAN:

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali didesak untuk mengambil alih penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Kejaksaan Agung (Kejagung).

Para pimpinan KPK jilid III yang dikomandoi Agus Rahardjo harus menangani kasus tersebut lantaran Kejagung diduga kuat 'mengamankan' kasus yang menjerat Gubernur Sumut nonaktif, Gatot Pudjo Nugroho itu.

"KPK harus berani mengambil alih kasus dana Bansos Sumut dan tetapkan Surya Paloh dan Muhammad Prasetyo menjadi tersangka," kata Koordinator Gerakan Pemuda Ganyang Korupsi (GPGK), Andhika dalam orasinya dalam aksi demonstrasi saat di depan gedung KPK, Selasa (5/1).


Menurut dia, desakan itu dilakukan lantaran dalam fakta persidangan eks Sekretaris Jenderal Partai Nasdem, Patrice Rio Capella, terungkap jelas bahwa ada uang sebesar 20 ribu Dollar AS yang telah disiapkan untuk Jaksa Agung, Prasetyo.

Selain itu, dugaan keterlibatan pentolan Partai Nasdem, Surya Paloh, juga berdasarkan keterangan anak buah OC Kaligis, M Yagari Bhastara Guntur atau Gary yang menjelaskan adanya permintaan 'jatah' SKPD dari Surya Paloh.

"Keterlibatan Surya Paloh dan Jaksa Agung Prasetyo sudah tercium dari keterangan tersangka kasus dana Bansos, Gatot Pujo Nugroho," tekan Andhika.

Diketahui, saat bersaksi di persidangan Rio Capella, istri Gatot, Evy Susanti mengakui ihawal uang puluhan ribu Dollar AS yang telah disiapkan untuk Jaksa Agung. Bahkan, dia juga mengamini pemberian uang kepada Maruli Hutagalung, bekas Direktur Penyidikan pada Jampidsus Kejagung. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya