Berita

martin manurung/net

Politik

Nasdem: Lucu Menteri Yuddy Nilai Diri Sendiri

SELASA, 05 JANUARI 2016 | 10:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ada yang kurang pas dari rilis Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) terkait akuntabilitas kinerja kategori kementerian. Yaitu KemenPAN-RB menilai dirinya sendiri.

"Masa KemenPAN-RB menilai dirinya sendiri dan nilainya bagus pula? Ini kan lucu," kata Ketua DPP Partai Nasdem, Martin Manurung kepada redaksi, Selasa (5/1).

Martin yang juga Ketua Umum Garda Pemuda Nasdem ini mengaku tidak tahu apa motif MenPAN-RB Yuddy Chrisnandi merilis akuntabilitas ini ke publik.


Martin juga tidak tahu apa parameter dan kriteria yang dilakukan Menteri Yuddy dalam penilaiannya.

"Metodologinya harus dijelaskan ke publik agar lebih transparan. KemenPAN-RB juga mestinya menunjuk lembaga yang lebih independen agar tidak terjadi konflik kepentingan, bukan KemenPAN-RB," tukas politisi muda Nasdem ini.

Kemarin, KemenPAN-RB merilis akuntabilitas kinerja 77 kementerian/lembaga. Dimana KemenPAN-RB menempati peringkat keenam di bawah, Kementeria Keuangan, KPK, Kementerian Kelautan dan Perikanan, BPK dan BPKP.

Untuk kader Partai Nasdem, Menteri Yuddy yang berasal dari Partai Hanura dan sebelumnya kader Golkar, memberi peringkat 43 untuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (Siti Nurbaya, kader Nasdem); peringkat 52 untuk Kementerian Agraria dan Tata Ruang/BPN (Ferry Mursyidan Baldan, kader Nasdem); dan peringkat 77 untuk Kejaksaan Agung (HM Prasetyo, mantan kader Nasdem). [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya