Berita

sudirman said/net

RESHUFFLE JILID II

Inilah Alasan Mengapa Presiden Harus Mencopot Sudirman Said

SENIN, 04 JANUARI 2016 | 15:45 WIB | LAPORAN:

Presiden Joko Widodo harus mencopot Menteri ESDM, Sudirman Said jika acak ulang alias reshuffle kabinet jilid II benar-benar dilakukan.

Pengamat Politik Pangi Syarwi Chaniago mengatakan, pencopotan harus dilakukan karena Sudirman Said merupakan menteri kabinet yang paling membuat kegaduhan. Puncaknya adalah masalah Freeport.

"Sudirman Said di kementerian ESDM. Indikator suka membuat suasana gaduh dan kisruh. Menteri yang tak bisa diandalkan melawan kepentingan AS terkait perpanjangan kontrak freeport yang dilakukan secara diam-diam antara eksekutif dengan Freeport,” kata dia dalam surat elektronik yang diterima redaksi, Senin (4/1).


Yang paling kentara dalam masalah Freeport adalah surat per tanggal 7 oktober 2015. Kata Pangi, surat tersebut merupakan bentuk perselingkuhan antara eksekutif dan Freeport.

Sudirman Said, lanjut dia, seharusnya bertanggung jawab dan mendesak Freeport dengan bersungguh-sungguh membangun Smelter sehingga tidak lagi memberikan izin bahan baku tambang dan mineral (konsentrat) diekspor ke luar negeri.

"Tapi, dosa Sudirman Said membolehkan izin ekspor hanya untuk Freeport,” cetus Pangi.

Dia merasa, Sudirman diperdaya Freeport untuk membela kepentingan perusahaan Amerika Serikat itu dan berselingkuh dengan kepentingan nasional. Pencatutan nama presiden yang sempat ramai dan bikin gaduh hanya akal-akalan Sudirman Said untuk menyingkirkan kontestan perebutan saham. [sam]

Populer

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

Inilah Bupati Sitaro Chyntia Ingrid Kalangit yang Diborgol Kejati

Minggu, 10 Mei 2026 | 01:09

Djaka Budi Utama Belum Tentu Bersalah dalam Kasus Suap Bea Cukai

Sabtu, 09 Mei 2026 | 02:59

UPDATE

Habib Syakur Kritik Elite Politik: Demokrasi Jangan Dijadikan Arena Gaduh

Senin, 18 Mei 2026 | 10:20

MK Tegaskan Jakarta Masih Ibu Kota, Pengamat Sebut IKN Hanya Ambisi Jokowi

Senin, 18 Mei 2026 | 10:02

Pakar Soroti Masalah Struktural yang Hambat Investasi Asing ke RI

Senin, 18 Mei 2026 | 09:56

Polemik Muktamar Mathla’ul Anwar Berlanjut ke Pengadilan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:51

IHSG Ambles 190 Poin, Rupiah Terpukul ke Rp17.661 per Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 09:47

Emas Antam Turun di Awal Pekan, Termurah Rp1,4 Juta

Senin, 18 Mei 2026 | 09:32

Prabowo Tekankan Pangan Harga Mati, Siap Disalahkan Jika Rakyat Kelaparan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:22

Awal Pekan, Dolar AS Masih Perkasa di Level 99 Setelah Reli Sengit Akhir Pekan

Senin, 18 Mei 2026 | 09:14

Harga Minyak Dunia Makin Naik, Kembali Sentuh 110 Dolar AS

Senin, 18 Mei 2026 | 08:44

Bursa Asia Tertekan, Kospi Paling Merah

Senin, 18 Mei 2026 | 08:18

Selengkapnya