Berita

zainal bintang/rmol

Politik

KISRUH GOLKAR

Zainal Bintang: Menteri Yasonna Sedang Menyanyikan Lagu Dangdut..

SENIN, 04 JANUARI 2016 | 11:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Politisi senior Partai Golkar Zainal Bintang mengatakan, apa yang sejak lama dikhawatirkan oleh publik, terutama para pegamat poltik kini jadi kenyataan.

"Golkar akhirnya tersungkur di tangan pemerintah," ujar Ketua Kordinator Eksponen Ormas Tri Karya Golkar (EO-TKG) ini kepada redaksi, Senin (4/1).

Hal itu terkait dengan keluarnya SK Menkumham pada 31 Desember 2015, yang mencabut pengesahan Munas Golkar Ancol pimpinan Agung Laksono, tapi tidak mengakui pula Munas Golkar Bali pimpinan Aburizal Bakrie.


Sementara itu, masih menurut Bintang, target pemerintahan Jokowi-JK untuk menggembos Golkar boleh dikata cukup berhasil. Terbukti, setelah Menkumham mengesahkan kepengurusan DPP Golkar hasil Munas Ancol Desember 2014, di bawah kepemimpinan Agung Laksono pada 23 Maret 2015, maka kini Menkumham pula yang mencabut dan membatalkan SK pengesahan Munas Golkar Ancol pada tanggal 31 Desember 2015, sebagai konsekwensi dari perintah Mahkamah Agung (MA).

"Menkumham Yasonna Laoly sedang menyanyikan lagu dangdut, 'kau yang mulai, kau pula yang mengakhiri'," sindir Bintang.

Dalam pandangan Bintang inilah ekses negatif budaya politik menang-menangan, yang telah menjadi budaya politik baru yang diperagakan oleh politisi Indonesia di era reformasi. "Politik menang-menangan itu adalah sikap politik 'yang satu meniadakan yang lain'," katanya.

Tapi, lanjut Bintang, apapun namanya, Yasonna Laoly sebagai Menkumham harus diminta mempertanggung jawabkan kebijakannya yang diskriminatif yang telah menyandera Golkar tanpa alasan hukum yang kuat selama hampir satu tahun.

Ia mengakui menerima banyak desakan dari kader Golkar, baik senior, generasi muda maupun sesepuh, dari daerah maupun yang di pusat, yang intinya meminta Eskponen Ormas Tri Karya Golkar menempuh jalur hukum menggugat Menkumham.

"Sedang kami pertimbangkan dan sedang digodok dengan teman-teman," kata Bintang mengunci keterangannya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya