Berita

amran sulaiman/net

Impor Daging Variasi Harus Disertai Insentif untuk Peternak Lokal

MINGGU, 03 JANUARI 2016 | 14:50 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah diingatkan agar tidak terjadi praktik monopoli dalam pengadaan daging impor. Kebijakan Menteri Pertanian Amran Sulaiman terkait penerbitan izin impor daging variasi dinilai lebih berpihak kepada importir daripada menumbuhkan produksi daging di dalam negeri.

Demikian disampaikan pengamat peternakan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Arief Daryanto, di Jakarta (Minggu, 3/1). Dia meminta pemerintah berlaku adil kepada penyedia daging lokal.

"Dengan adanya impor, pemerintah harus ada insentif. Itu jalan yang adil ketika adanya impor yang terpaksa, " ujarnya.
‎

‎
Daging Variasi (variety/fancy meats) adalah bagian daging selain daging potongan primer, daging potongan sekunder, dan daging industri berupa potongan daging dengan tulang dan tanpa tulang dalam bentuk segar dingin (chilled) dan beku (frozen) yang ‎berasal dari ternak ruminansia, yang terdiri dari buntut (tail) dan lidah (tongue) serta jenis ‎potongannya.‎‎

Impor harus bebas dari penyakit yang tertuang dalam Peraturan Mentan 139/2014 tentang pemasukan salah satunya daging variasi diatur di pasal 9 menyebutkan, harus bebas dari, pertama; penyakit mulut dan kuku (PMK), Rift Valley Fever (RVF), Contagious Bovine Pleuropneumonia, dan Bovine Spongiform Encephalopathy (BSE) untuk pemasukan ‎daging ruminansia besar. Kedua, penyakit mulut dan kuku (PMK), Rift Valley Fever (RVF), Sheep and Goat Pox, Peste ‎des Petits Ruminants (PPR), dan Scrapie untuk pemasukan karkas dan daging ruminansia ‎kecil.

Ketiga, penyakit mulut dan kuku (PMK), Rift Valley Fever (RVF), Classical Swine Fever ‎(CSF)/Hog Cholera dan African Swine Fever (ASF) untuk pemasukan karkas dan daging babi. Dan keempat, penyakit Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) dan paling kurang dalam jangka ‎waktu 90 (sembilan puluh) hari terakhir dalam radius 50 kilometer sebelum ‎pelaksanaan pengeluaran dari negara asal telah dinyatakan tidak dalam keadaan wabah ‎penyakit Newcastle Disease (ND), Duck Viral Hepatitis (DVH), dan Duck Viral Enteritis (DVE) untuk pemasukan karkas unggas.‎

Menurut Arief, izin impor daging variasi jangan sampai membabibuta untuk menjaga harga di tingkat peternak yang saat ini baru saja menikmati keuntungan.

"Ada batasan impor agar harga tidak menjatuhkan peternak lokal, impor cukup sekadarnya," tukas dia mengingatkan. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya