Berita

Bisnis

Blok Masela 'Onshore' Sesuai Nawa Cita Jokowi

SABTU, 02 JANUARI 2016 | 12:53 WIB | LAPORAN:

Eksplorasi gas alam cair di Blok Masela, Laut Arafuru, merupakan pilihan menguntungkan dan sangat bijak jika dilakukan penerintah. Jika mengacu pasal 33 UUD 1945, pengelolaan Blok Masela harus ditujukan untuk pengembangan ekonomi masyarakat.

"Blok Masela ini yang punya rakyat," tegas salah satu pendiri Berdikari Center, Sugita dalam diskusi 'Gaduh Blok Masela' di Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/1).

Apalagi, tambah dia, Masela merupakan salah satu daerah yang dekat perbatasan dengan negara tetangga. Sesuai nawacita yang selama ini digembor-gemborkan Presiden Joko Widodo selama ini, sudah semestinya pemerintah membangun kilang di darat (Onshore LNG Plant).


"Masela itu dekat dengan perbatasan yang ada di Maluku Selatan, jadi pengelolaan Masela dengan kilang darat menguntungkan masyarakat di perbatasan," jelasnya.

Pengelolaan gas di darat menurut dia, akan berdampak pada lahirnya banyak industri seperti pupuk, petrokimia, gas untuk bahan bakar, produk substitusi dan lain sebagainya. Karena pada dasarnya sisa dari gas tersebut merupakan salah satu bahan baku dari industri-industri itu.

Bukan hanya itu, jika dibangun di darat, maka dapat dipastikan akan dibangun juga pembangkit tenaga listrik di sekitar pabrik pengolahan yang juga sangat dibutuhkan oleh industri. Hal itu akan berdampak langsung pada masyarakat di wilayah tersebut.

"Maluku Selatan yang selama ini gelap-gulita akan menjadi terang benderang," ujarnya.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya