Berita

foto :net

Bisnis

Inilah Manfaat Jika Blok Masela Dikelola 'Onshore'

SABTU, 02 JANUARI 2016 | 12:26 WIB | LAPORAN:

Eksplorasi gas alam cair di Blok Masela harus dilakukan di darat (land) agar Indonesia mendapatkan manfaat yang lebih optimal jika dibandingkan secara floating (offshore).

Begitu dikatakan salah satu pendiri Berdikari Center, Sugito dalam diskusi 'Gaduh Blok Masela' di Bilangan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (2/1).

Ia mengingatkan, pemerintah harusnya berpegang teguh pada pasal 33 UUD 1945 di mana semua pemanfaatan hasil bumi dan alam harus digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran dan kesejahteraan rakyat.


Jika dibangun di darat, menurutnya hal itu akan berdampak pada kemakmuran kehidupan masyarakat di sekitarnya. Pasalnya, selain sebagai pengembangan wilayah, hilirisasi industri bisa menyerap tenaga kerja lokal puluhan ribu orang dan meningkatkan produktivitas, menambah penghasilan negara dari sisi fiskal, perpajakan serta mendorong penurunan angka kemiskinan secara drastis.

Menurutnya, kondensat hanya akan menjadi komoditas jika pengolahan gas menjadi LNG dilakukan di tengah laut.

"Jangan sampai gas Masela hanya dipandang sebagai komoditi yang dijual," tegasnya.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya