Berita

ist

Hukum

Berani Tangkap Ahok, KPK Hebat

KAMIS, 31 DESEMBER 2015 | 16:16 WIB | LAPORAN:

Ratusan massa yang mengatasnamakan Komite Tangkap dan Penjarakan (KTP) Ahok menggelar demonstrasi di depan Kantor Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta, Kamis (31/12).

Koordinator KTP Ahok, Ahmad Sulhy mengatakan, aksi digelar karena KPK terkesan tak serius mengusut kasus pengadaan lahan RS Sumber Waras yang diduga melibatkan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Padahal, hampir satu bulan lamanya BPK RI telah menyerahkan audit investigasi Sumber Waras," ujarnya di lokasi.


Fungsionaris Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) DKI itu menambahkan, kasus tersebut menyebabkan kerugian negara hingga Rp 755 miliar. Sebab, berdasarkan pemeriksaan BPK, diduga kuat terjadi berbagai pelanggaran.

"Baik dari sisi prosedur maupun mark up harga atas perintah dan buruknya manajerial Ahok selaku gubernur DKI, penanggung jawab anggaran APBD DKI," bebernya.

Karenanya, Koordinator Lapangan (Korlap) Aksi KTP Ahok, Raden Hidayatullah pada kesempatan sama mempertanyakan keseriusan KPK dalam mengusut kasus pengadaan lahan tersebut.

"Mana komitmen, konsistensi, dan independensi KPK? Kok kayak ayam sayur, tidak berani menangkap Ahok?" cibirnya.

Dalam aksi ini, KTP Ahok mendesak beberapa hal kepada KPK. Yakni, segera memeriksa dan menangkap Ahok karena terindikasi sebagai dalang pembelian lahan RS Sumber Waras.

Kemudian, meminta KPK jilid IV konsisten menjaga integritas dan tidak takut intervensi siapapun dalam mengusut kasus tersebut, serta menunggu 7x24 jam agar segera menuntaskan kasus tersebut.

"Berani borgol Ahok, KPK hebat!" tegas Raden. [wah] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Parlemen dan Pemerintah Sepakat Lanjutkan Pembahasan RUU Daerah Kepulauan

Kamis, 25 Juni 2026 | 18:09

Caddy Diduga Dianiaya di Lapangan Golf Tangerang, Polisi Diminta Turun Tangan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:38

Menkes: AI Tak Bisa Gantikan Sentuhan Dokter kepada Pasien

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:29

TNI Turun ke Sawah, DPR: Bukan Dwifungsi tapi Optimalisasi

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:17

RI Berkomitmen dalam Transisi Energi Melindungi Lingkungan dan Pekerja

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:15

Trump Sebut Erdogan Nyaris Seret Turki ke Perang Iran

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:09

Indonesia Masih Jadi Destinasi Investasi Menjanjikan di Kawasan

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:04

Peran Bos Maktour Travel Fuad Hasan Dikuliti KPK, Bakal Tersangka?

Kamis, 25 Juni 2026 | 17:00

Dokter Tifa Jalani Sidang Perdana di PN Jaktim 2 Juli

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:50

JMSI Desak Pengembalian Akun IG Hensa yang Hilang Usai Kritik MBG

Kamis, 25 Juni 2026 | 16:46

Selengkapnya