Berita

ilustrasi/net

Pimpinan KPK Bikin Undian Untuk Tempati Ruang Kerja

KAMIS, 31 DESEMBER 2015 | 14:50 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

RMOL. Terdapat prosesi unik sebelum pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menempati ruang kerjanya. Para pimpinan mengikuti undian secara internal untuk mengetahui dimana mereka akan bertugas selama masa jabatannya dilembaga antirasuah.

"Jadi, kemarin itu pembagian ruang kerja itu diundi dengan dikocok. Memang biasanya seperti itu sebelum-sebelumnya," ujar Pelaksana tugas (Plt) Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati lewat pesan singkat, Kamis (31/12).

Berdasarkan hasil undaian, Agus Raharjo selaku ketua menempati ruang kerja Taufiqqurachman Ruki, dan Basaria Panjaitan menempati ruang kerja Adnan Pandu Praja. Ruang kerja mereka berdua terletak di sisi kri lorong lantai 3. Sedangkan tiga pimpinan KPK lainnya berada di sisi kanan lorong lantai 3 setelah ruang Sekretaris Pimpinan. Laode M Syarif menempati ruang kerja Johan Budi, Saut Situmorang menempati ruang kerja Indriyanto Senoadji dan Alexander Marwata menempati ruang kerja Zulkarnain.


Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melanjutkan eksistensinya setelah lima pimpinan barunya dilantik Presiden Joko Widodo pada Senin, 22 Desember 2015. Kelimanya, yakni Agus Rahardjo (Ketua), Saut Situmorang, Basaria Panjaitan, Alexander Marwata dan Laode M Syarif.

Kelimanya belum banyak melakukan aktivitas terkait pelaksanaan tugas dan kewenangan, selain induksi materi tentang KPK selama satu pekan pertama mereka bertugas.

Namun, sesuai peraturan yang ada, kelima orang tersebut sudah berhak mendapatkan sejumlah fasilitas, mulai gaji, pengamanan, sekretaris pribadi hingga mobil operasional dan sopir.

Kelima pimpinan baru KPK mulai menempati ruang kerja di lantai 3 Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said Kav-C1, Kuningan, Jakarta, Selatan setelah upacara serah terima jabatan (sertijab) dengan lima pimpinan KPK Jilid III pada Senin siang itu. [ysa]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya