Berita

foto: pengdam tanjungpura

Pertahanan

Tanpa Paksaan, Warga Perbatasan Serahkan 17 Pucuk Senpi Ke TNI

RABU, 30 DESEMBER 2015 | 10:57 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura Kolonel Inf Mukhlis membenarkan adanya penyerahan beberapa pucuk senjata api (senpi) dari masyarakat kepada Satgas Yonif 644/Walet Sakti.

Mukhlis menjelaskan kronologisnya bahwa, Selasa kemarin (29 /12) pukul 10.30 Wib Pos Komando Kompi C Satgas Pamtas Yonif 644/Wls di Sungai Daun Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau yang dipimpin Lettu Inf Syarifudin telah menerima sebanyak 17 pucuk senpi dari masyarakat tanpa ada paksaan dan diserahkan secara sukarela kepada pihak Satgas TNI AD yang berada di perbatasan.

"Penyerahkan senjata api secara sukarela tersebut merupakan keberhasilan kinerja anggota Satgas 644/Wls, selain itu meningkatnya kesadaran masyarakat tentang bahayanya kepemilikan senjata api secara illegal dan meningkatnya kesadaran hukum masyarakat di wilayah perbatasan serta tentunya peran aktif komunikasi sosial anggota khususnya Pos Sungai Daun," tegasnya dalam rilisnya sesaat lalu, Rabu (30/12).


Senpi tersebut berjenis laras panjang dan pistol dengan rincian Boumen atau penabur empat pucuk, lantak lima pucuk, LE rakitan lima pucuk dan pistol tiga pucuk.

Mukhlis juga menjelaskan penyerahan senpi oleh masyarakat disaksikan oleh Babinsa Koramil 1204-02/Sekayam Sertu Suprihatin dan Serda Suwardi serta Kadus Sungai Sepan Donatus (38), Kadus Sungai Pinang  Jusni (40) dan  Kaur Desa Sungai Daun Limin (41).

"Sementara itu, untuk barang barang bukti diamankan di Pos Sei Daun Satgas Pamtas Yonif 644/Wls untuk selanjutnya akan diserahkan ke Denpal Sintang untuk diproses lebih lanjut sampai disposal," tukasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

GAMKI: Ceramah Jusuf Kalla Menyakiti Umat Kristen

Senin, 13 April 2026 | 08:21

UPDATE

JK Bukan Pelaku Penista Agama

Rabu, 22 April 2026 | 04:11

Gaya Koruptor Sorong Beda dengan Indonesia Barat

Rabu, 22 April 2026 | 03:37

GoSend Rilis Fitur Kode Terima Paket

Rabu, 22 April 2026 | 03:13

Disita Aset Rp2 Miliar dari Safe Deposit Box Pejabat Bea Cukai

Rabu, 22 April 2026 | 03:00

Rano Tekankan Integritas CPNS Menuju Jakarta Kota Global

Rabu, 22 April 2026 | 02:24

Pegawai BUMN Dituntut Tangkal Narasi Negatif terhadap Pemerintah

Rabu, 22 April 2026 | 02:09

Ibrahim Arief Merasa Jadi Kambing Hitam Kasus Chromebook

Rabu, 22 April 2026 | 02:00

Keluarga Nadiem Adukan Dugaan Kejanggalan Kasus Chromebook ke DPR

Rabu, 22 April 2026 | 01:22

Fahira Idris: Perempuan Jadi Tumpuan Indonesia Maju 2045

Rabu, 22 April 2026 | 01:07

Dony Oskaria: Swasembada Pangan Nyata Bukan Hoaks

Rabu, 22 April 2026 | 01:03

Selengkapnya