Berita

foto: net

CATATAN AKHIR TAHUN

Jika Dibiarkan, Geng Motor Akan Terus Meneror Masyarakat

RABU, 30 DESEMBER 2015 | 10:31 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Aksi geng motor dari tahun ke tahun makin sadis. Dibanding tahun 2014, aksi brutal geng motor di tahun 2015 semakin berkembang dan tidak terkendali.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane mengungkapkan, di 2014 hanya terjadi 38 peristiwa kebrutalan geng motor, yang membuat 52 orang menjadi korban, 28 orang di antaranya tewas dan 24 lainnya luka-luka. Sementara di 2015 ada 49 peristiwa yang menewaskan 19 orang dan 31 luka.

Menurut Neta, jika tidak segera dikendalikan bukan mustahil geng motor akan terus meneror masyarakat.


Jelas Neta, Sulawesi Selatan menempati peringkat pertama sebagai wilayah rawan geng motor di tahun 2015, dengan 30 peristiwa. Disusul Jawa Barat dengan 13 peristiwa. Jaawa Timur, Jakarta dan Riau masing-masing dua kejadian.

Ia berharap di tahun 2016, Polri bisa bersikap tegas terhadap geng motor. Patroli kepolisian di titik rawan geng motor perlu dimaksimalkan agar geng motor bisa diberantas habis.

"Para orang tua perlu juga mengontrol anak-anak remajanya agar tidak gentayangan tengah malam dan dinihari. Anak-anak remaja yang gentayangan tengah malam memberi kontribusi yang besar bagi kehadiran geng motor," demikian Neta. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya