Faozan Amar/net
Faozan Amar/net
"Mestinya Kemenag jangan hanya pada proyek pengadaan dan pentashihan Al Quran saja, tetapi juga melakukan monitoring pada proses cetak dan pasca cetak, terutama yang dilakukan oleh percetakan milik swasta," ujar Faozan menambahkan, Rabu (30/12).
Menurutnya, kalau yang mencetak ini adalah Lembaga Pencetakan Al Quran (LPQ) milik Kemenag, tentu limbah pencetakan Al Quran dihancurkan supaya tidak disalahgunakan. Tapi bagaimana kalau yang mencetak itu perusahaan swasta, siapa yang mengawasi. Sebab setiap percetakan pasti menghasilkan limbah kertas bekas. Dan jika dijual ke pengepul itu lumayan nilainya.
Populer
Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09
Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39
Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40
Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01
UPDATE
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11
Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20
Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52
Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44