Berita

Politik

Akbar Tandjung: Ade Komaruddin Tepat Pimpin DPR

SELASA, 29 DESEMBER 2015 | 18:18 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar, Akbar Tandjung mengatakan pemilihan Ade Komarudin (Akom) sebagai kandidat Ketua DPR sudah betul.

"Dipilihnya Akom sebagai Ketua DPR sudah tepat untuk menggantikan Setya Novanto," katanya di Akbar Tandjung Istitut, Jakarta, Selasa (29/12).

Menurut Akbar yang juga pernah menjabat sebagai Ketua DPR, Akom memiliki kemampuan yang sudah teruji sejak dia menjadi Ketua Fraksi Partai Golkar.


"Beliau memiliki kemampuan dan memanajerial fraksi tentu bisa juga untuk di DPR, karena kan sebelumnya beliau juga sudah menunjukkan kemampuannya memimpin Fraksi Golkar," ujarnya.

Selama ini, kata Akbar dirinya selalu memerhatikan sepakterjang kader Golkar baik di partai atau di Parlemen.

"Tentu jika diambil dari intern fraksi di sana ada nama Akom, maka wajar kalau beliau didorong untuk memimpin DPR," jelasnya.

Tapi, lanjut Akbar, ada permasalahan yang terjadi di kepemimpinan fraksi yang diisi oleh Setya Novanto.

"Saya tidak tahu alasannya ARB, tunjuk Setnov, padahal saya pernah katakan untuk Fraksi Partai Golkar harus dicari orang baik dan tidak tercela, atau bisa dibilang yang memenuhi PDLT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tidak Tercela)," ungkapnya.

Akbar khawatir posisi Setnov dan Akom yang seolah hanya bertukar posisi, itu justru akan memperburuk persepsi masyarakat terhadap Golkar.

"Kalau Akom sudah bagus, tapi posisi Setnov di Ketua Fraksi tentu harus dengarkan opini publik. Opini publik kita rasakan sendiri saat ini Golkar diserang terus oleh masyarakat," tutupnya.[dem]

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya