Berita

Jimly/net

Hukum

Jimly: Masyarakat Belum Kenal DKPP

SENIN, 28 DESEMBER 2015 | 17:00 WIB | LAPORAN:

Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) Jimly Asshiddiqie mengaku lembaganya kalah poluler dengan Majelis Kehormatan Dewan (MKD) DPR.

Menurutnya, saat MKD menggelar sidang pelanggaran etik yang menyeret mantan Ketua DPR Setya Novanto, MKD langsung menyita perhatian publik. Berbeda dengan DKPP yang selama tiga tahun dibentuk belum banyak orang mengetahui keberadaannya.

Padahal, lanjut Jimly, kedua lembaga tersebut sama-sama menangani pelanggaran etik meski pelakunya berbeda.


"Tiga tahun memperkenalkan DKPP, tidak ada yang tahu DKPP. Ini MKD seminggu (bersidang langsung masyarakat tahu)," ujar Jimly dalam refleksi akhir tahun di Hotel Arya Duta, Menteng, Jakarta, Senin (28/12).

Dia menambahkan, fakta tersebut merupakan evaluasi bagi lembaga penegak etik termasuk DKPP dan Komisi Yudisial untuk memperbaiki sistem penegakan etik di Indonesia.

Kendati demikian, Jimly menilai masyarakat telah mendapatkan pelajaran mengenai pelangaran etik yang dilakukan pejabat negara. Sebab selama ini masyarakat hanya disuguhkan persidangan perkara hukum

"Ini pendidikan massif gratis bagi masyarakat, jadi masyarakat bisa tahu dan kita semakin maju," jelas Jimly. [wah]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya