Berita

net

Bisnis

Banyak Berhutang Tapi Rezim Jokowi Tetap Kesulitan Uang

SABTU, 26 DESEMBER 2015 | 20:12 WIB | LAPORAN:

Di masa pemerintahannya yang baru seumur jagung, pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) telah mengumpulkan Rp 560 triliun utang luar negeri.

Utang tersebut sama dengan dua kali lipat utang luar negeri yang dikumpulkan Soeharto selama 30 tahun memimpin, dan 1,5 kali utang luar negeri SBY dalam sepuluh tahun pemerintahannya.

"Jadi, tahun ini yaitu pertama kali menerima utang Rp 560 triliun saja dalam satu tahun, dari Bank Dunia kemarin sudah mengumumkan. Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia utang luar negeri pemerintah dalam bentuk valuta asing meningkat 80 persen, berarti Jokowi dalam satu tahun pemerintahan itu lebih dari dua kali utang Soeharto," jelas Direktur Eksekutif Asosiasi Ekonomi Politik Indonesia (AEPI) Salamuddin Daeng dalam diskusi bertema 'Pasal 158 UU 8/2015 Membunuh Demokrasi, Halalkan Kecurangan Dan Korupsi' di kawasan Matraman, Jakarta, Sabtu (26/12).


Namun begitu, Salamuddin mengaku heran dengan pemerintahan sekarang yang malah dikabarkan tengah mengalami kesulitan keuangan (cash flow). Meski sudah berhutang sedemikian besar.

"Karena itu pemerintah berusaha mencari dana segar dengan dalih pungutan dana ketahanan energi sebesar Rp 200 per liter untuk Premium dan Rp 300 per liter untuk bahan bakar minyak jenis Solar," imbuhnya. [wah] 

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya