Berita

Hukum

Yuk Intip Isi Kotak Barang Bawaan Pengunjung Untuk Tahanan KPK

JUMAT, 25 DESEMBER 2015 | 12:49 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Momen hari raya keagamaan selalu jadi kesempatan para tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menikmati kebersamaan dengan keluarga dan kerabat.

Seperti pada perayaan Natal hari ini (Jumat, 25/12), para keluarga datang menjenguk sekaligus membawakan sejumlah barang untuk diberikan kepada tahanan yang dibesuk.

Berdasarkan pantauan Kantor Berita Politik RMOL, barang-barang bawaan tersebut dimasukkan ke dalam satu kotak transparan ukuran sedang. Sebagian besar barang berupa makanan dan pakaian.


Dalam kotak untuk pengacara Otto Cornelis Kaligis, misalnya, diisi aneka jajanan pasar berupa kue basah, lontong, dan lauk pauk.

Kemudian dalam kotak untuk mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Waryono Karno, keluarga mengisinya dengan makanan ringan, roti, biskuit, kopi, dan beberapa sisir pisang.

Sedangkan kotak barang kunjungan ipar dari mantan Bupati Bangkalan, Abdul Rauf, terdapat beberapa kotak rokok, susu fermentasi kemasan, dan beberapa helai pakaian.

Ada pun isi kotak mantan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Provinsi Sumatera Utara sekaligus Ketua Komite Pembangunan Wisma Atlet, Rizal Abdullah, berisi makanan ringan, buah-buahan, dan kacang almond.

Seorang petugas mengatakan, barang-barang yang dilarang untuk dibawa di antaranya senjata tajam, senjata api, serta benda berbahan metal dan besi lainnya. Barang-barang ini dilarang masuk karena dianggap berbahaya.

Barang-barang yang dibawa juga tidak diberikan langsung oleh pengunjung. Kotak-kotak tersebut dikumpulkan dalam satu ruangan dan akan diserahkan sekaligus ke para tahanan di rumah tahanan masing-masing.[wid]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya