Berita

Johan Budi/net

Hehamahua Sayangkan Johan Berhenti Dari Pegawai KPK

RABU, 23 DESEMBER 2015 | 13:28 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Mantan penasehat KPK Abdullah Hehamahua menyayangkan keputusan Johan Budi yang berniat mengundurkan diri dari lembaga KPK.

"Sangat disayangkan," ujar Abdullah singkat di Gedung KPK, Jakarta Selatan, Rabu (23/12).

Namun, Abdullah menilai wajar secara psikologis Johan mengundurkan diri. Sebab, bila ia tetap bertahan di KPK secara tidak langsung jabatannya akan turun menjadi eselon dua.


"Mungkin secara psikologis. Pak Johan kan dari Plt Pimpnan KPK, kalau jadi Kepala Humas KPK itu eselon dua, jadi turun," terangnya.

Sementara itu, posisi Deputi Pencegahan KPK sendiri sudah diisi. "Kalau kembali ke Deputi Pecegahan, kan sudah ada orangnya," ungkap Abdullah.

Sebelumnya, Johan Budi mengatakan akan mengundurkan diri sebagai pegawai KPK. Ia beralasan mengundurkan diri untuk meberikan kesempatan kepada orang lain menempati posisi Kepala Humas KPK.

Johan sudah berkecimpung di lembaga antirasuah cukup lama. Dia menjadi Jurubicara KPK selama hampir delapan tahun sejak 2006 hingga 2014. Dia juga pernah menjabat sebagai Direktur Pelayanan Masyarakat KPK pada 2008 dan 2009 serta Kabiro Humas KPK sejak 2009 hingga 2014.

Kemudian, dia mendapatkan hadiah kenaikan pangkat pada 2014 menjadi Deputi Pencegahan KPK sebelum akhirnya dipilih menjadi Plt Pimpinan KPK pada 2015 bersama Taufiequrrahman Ruki dan Indriyanto Seno Adji.

Dan untuk diketahui, Komisi III DPR tidak memilih Johan Budi menjadi komisioner KPK periode 2015-2019. Yang terpilih adalah, Agus Rahardjo, Alexander Mawarta, Basaria Panjaitan, Laode Muhammad Syarif dan Saut Situmorang. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya