Berita

anies baswedan/net

Hukum

Di KPK, Anies Laporkan Kecurangan Ujian Nasional

SELASA, 22 DESEMBER 2015 | 11:34 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Menteri Pendidikan dan Budaya, Anies Baswedan, mendatangi kantor Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan laporan pengadaan Ujian Nasional (UN).

"Anda lihat ini (menunjuk ke naskah) hasil ujian nasional. Kiri nilai rendah, kanan tinggi. Atas jujur, bawah tidak jujur," terang Anies di gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Selasa (22/12).

Sambil membawa map dan berbaju batik, ia membocorkan hasil temuan bahwa masih banyak sekolah yang tidak jujur ketika menyelenggarakan UN.


"Hasilnya, banyak sekolah yang tidak jujur, yang jujur kecil. Tiap sekolah ada praktik ketidakjujurannya," jelasnya.

Anies mengambil tindakan dengan melaporkan hal itu ke KPK agar tindakan curang sekolah penyelenggara UN dapat berkurang di masa mendatang. Selain itu, agar generasi penerus bangsa betul-betul berkualitas dan jujur.

"Kalau didiamkan terus, maka orang yang akan datangi kantor ini di masa depan akan bertambah, tidak pernah selesai karena ketidakjujuran dari sekolah. Kita mulai sekarang, semua dibuka," kata sepupu dari penyidik KPK, Novel Baswedan, ini.

Sebelumnya, berdasarkan data Kementerian Pendidikan, indeks integritas penyelenggaraan UN pada pertengahan tahun ini cukup tinggi. Kejujuran juga memiliki penilaian tersendiri. Terdapat 500 sekolah yang nilai kejujurannya di atas 92. [ald]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya