Berita

Nasir Djamil/net

DPR Prihatin Aksi Anarkis Kisruh Pilkada Kaltara

MINGGU, 20 DESEMBER 2015 | 13:33 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Anggota DPR RI Muhammad Nasir Djamil mengaku prihatin dengan demontrasi memprotes hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kalimantan Utara (Kaltara) yang berakhir anarkis.

"Pilkada serentak tahun ini merupakan perhelatan monumental bagi warga Kaltara dimana mereka untuk pertama kalinya bisa memilih pemimpinnya. Sangat disayangkan jika terjadi insiden anarkis yang diduga dilakukan massa pendukung calon yang kalah," ungkap Nasir dalam keterangannya (Minggu, 20/12).

Lebih lanjut Nasir mengatakan pilkada Kaltara yang diikuti 432.196 pemilih sejatinya berlangsung secara damai dan aman.


"Para cagub dan cawagub seharusnya berkomitmen dalam menjamin proses pilkada yang aman, damai dan siap kalah dalam pilkada. Dan komitmen tersebut juga harus dikomunikasikan dengan para pendukung masing-masing calon sebelum pemilihan dimulai," ungkap Nasir.

Lebih lanjut Nasir mengatakan, perselisihan pilkada seharusnya tidak berakhir anarkis seperti yang terjadi di Kaltara.

Para pihak yang merasa tidak puas dan menemukan indikasi kecurangan dalam proses pilkada, menurut politisi PKS ini, sebaiknya menempuh jalur hukum sebagaimana diatur dalam ketentuan Pasal 142-Pasal 158 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2015 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2014 Tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota.

Untuk itu Nasir berharap agar para cagub dan cawagub yang tidak terpilih beserta para pendukungnya dapat bersikap legowo dan menjaga emosi bila calon dukungannya gagal dalam pilkada.

"Ada kepentingan yang lebih besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di Kaltara yang mesti dikawal kedepan, ketimbang bertindak anarkis yang justru akan merugikan masyarakat Kaltara sendiri," tegas Nasir.[dem]

Aksi anarkis para pendemo terjadi saat KPUD Kaltara menggelar rapat pleno penghitungan suara, kemarin (Sabtu, 19/12). Akibatnya, tiga kendaraan milik KPUD dan mobil dinas PJ Gubernur Kaltara dibakar massa. Gedung serba guna dan kantor Badan Kepegawaian Daerah dan Biro Layanan dan Jasa tak luput jadi sasaran pembakaran massa.

Sebagai informasi, dari perhitungan cepat atau quick count Pilkada kaltara, pasangan calon gubernur nomor 2, Irianto Lambrie-Udin Hianggio berhasil mengungguli calon lainnya.

Berdasarkan rekapitulasi penghitungan cepat yang dilakukan kubu tim pasangan tersebut, perolehan suara Irianto-Udin mencapai 53,67 persen suara. Sementara, kubu pasangan Jusuf Serang Kasim-Marthin Billa mengumpulkan 45,86 persen suara.[dem]


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya