Katrina Kaif, artis BollyÂwood berdarah Inggris ini adaÂlah salah satu wanita terseksi di dunia. Bakat aktingnya pun luar biasa. Meski begitu, ia dikenal sebagai artis 'pemilih' dan susah diatur. Misalnya daÂlam produksi film terbaru, FiÂtoor. Sang sutradara, Abhishek Kapoor rupanya merasa tidak puas dengan pengambilan gambar sejumlah adegan terÂmasuk salah satunya adegan ranjang yang dilakukan oleh tokoh utamanya, Katrina Kaif dan Aditya Roy.
"Abhishek merasa kecewa dengan bagaimana hasil akhir film ini sebelum tayang. Dia begitu marah dan meminta Katrina Kaif dan Aditya Roy mengulang adegan ranjang yang dirasanya kurang meÂmuaskan," ungkap sumber.
Kaif dan Chopra telah beruÂsaha melakukan peran mereka dengan baik namun hasil akhÂirnya masih dirasa kurang oleh Abhishek. Oleh karena itu, tim produksi akan kembali menguÂlang adegan intim tersebut di sebuah studio pinggiran kota.
Namun, permintaan AbÂhishek tersebut kabarnya membuat Kaif jengkel karÂena melakukan adegan intim itu tidak mudah. Beruntung dengan bujuk rayu sang proÂduser, kekasih Ranbir Kapoor itu setuju untuk mengulang adegan tersebut.
"Katrina marah kepada sutradara dan tidak setuju untuk mengulang adegan itu. Akhirnya produser berhasil menenangkan Katrina hingaa ia menyetujuinya. Menurut Katrina, adegan intim bukan hal yang mudah untuk dilakuÂkan," tambah sumber.
Pada kesempatan yang berÂbeda, Kaif pernah mengungÂkapkan kekagumannya dengan skrip dari film
Fitoor. Bahkan, pemilik nama lahir Katrina TurÂquotte ini sangat bersemangat untuk segera syuting saat itu.
"Aku jatuh cinta dengan skrip ketika pertama kali meÂlihatnya. Aku sangat antusias dan bergairah untuk itu. Aku banyak belajar dari film ini. Itu sangat menginspirasiku, memicu gairahku sebagai artis. Hal ini seperti perjalanan baru dalam karirku," papar Kaif.
"Aku percaya jika hidup itu terbagi dua, sebelum meÂnikah dan setelah pernikahan. Sebelum menikah, aku masih menjadi wanita
single. Aku memilih untuk menjadi wanita yang penuh dengan percaya diri dan bangga, serta menjaga martabat baikku," pungkasÂnya. ***