Berita

Hukum

KPK Perpanjang Masa Penahanan Dewie Yasin Limpo Dan Anak Buahnya

KAMIS, 17 DESEMBER 2015 | 15:08 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) perpanjang masa penahanan dua tersangka perkara proyek pembangunan pembangkit listrik di Kabupaten Deiyai, Papua, yaitu Dewie Yasin Limpo dan asisten pribadinya Rinelda Bandaso.

Pasalnya, hingga saat ini penyidik lembaga antirasuh masih belum dapat merampungkan satu pun berkas perkara tersebut.

"Ini perpanjangan penahanan sampai 18 Januari 2016," kata Rinelda saat dicegat wartawan sesaat sebelum masuk ke dalam mobil tahanan KPK, Kamis (17/12).


Rinelda mengaku belum disidang lantaran berkasnya belum selesai digarap oleh penyidik KPK. Ini kali kedua Rinelda meneken surat perpanjangan penahanannya.

Selang beberapa lama,menyusul Dewie Yasin Limpo keluar dari gedung antirasuah mengenakan jilbab biru dan rompi tahanan KPK. Dia pun akui sudah menandatangani surat perpanjangan penahanan.

"Iya, sampai 18 Januari," katanya.

Politisi partai Hanura itu kemudian memasuki mobil tahanan yang membawanya ke Rumah Tahanan Pondok Bambu, Jakarta Timur.

Terkait duit suap yang diterima Dewie, Rinelda mengaku telah mendapat instruksi dari bosnya, yang saat itu menjadi anggota Komisi VII DPR RI.

Rinelda mengaku Dewie meminta duit untuk memuluskan pembahasan proyek pembangkit listrik mikro hidro di Kabupaten Deiyai, Papua. Dewie mengusulkan pembahasan pembangunan listrik saat rapat kerja antara DPR dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 8 April 2015 lalu.[wid]


Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya