Berita

y. paonganan/net

Hukum

Andi Arief: Kata Polisi, Operasi Subuh Tangkap Ongen Perintah Jokowi

KAMIS, 17 DESEMBER 2015 | 08:30 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pengguna twitter, Yulian Paonganan atau Ongen (@ypaonganan), dikabarkan telah ditangkap kepolisian. Rumor ini telah jadi bahan pembicaraan para netizen yang mengenalnya di dunia maya.

Kabar ini diketahui pertama kali dari akun twitter mantan staf khusus presiden, Andi Arief (@AndiArief_AA).

Andi, yang juga Ketua DPP Partai Demokrat, mengabarkan penangkapan Ongen lewat akunnya sekitar 2 jam lalu.


"Subuh buta, Mabes Polri gerudug rumah @ypaonganan , susah ini polisi sudah jadi "alat" pemukul," kicau Andi Arief.

"Kata polisi, operasi subuh buta menangkap @ypaonganan atas perintah langsung Jokowi," lanjutnya.

Sepengetahuan Andi Arief, saat ini Ongen sedang diperiksa kepolisian di kantor Bareskrim Polri lantai 5, bidang Cyber Crime.

Kabar beredar menyebut, penangkapan Ongen karena twitt-nya menghina Kepala Negara Republik Indonesia.

Melalui akun twitternya @ypaonganan, Ongen menyebarkan foto Jokowi dan Nikita Mirzani yang berpakaian minim.

Beberapa waktu lalu, sebuah petisi online digagas pihak tertentu yang isinya tuntutan kepada kepolisian agar menangkap Direktur Indonesia Maritime Institute itu. Sejak dua hari lalu, petisi ini sudah didukung 500-an orang. [ald]

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Tujuh Kader Baru Resmi Masuk PSI, Mayoritas Eks Nasdem

Sabtu, 31 Januari 2026 | 18:11

Penanganan Hukum Tragedi Pesta Pernikahan di Garut Harus Segera Dituntaskan

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:34

Kata Gus Yahya, Dukungan Board of Peace Sesuai Nilai dan Prinsip NU

Sabtu, 31 Januari 2026 | 17:02

Pertamina Bawa Pulang 1 Juta Barel Minyak Mentah dari Aljazair

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:29

Penegakan Hukum Tak Boleh Mengarah Kriminalisasi

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:11

Kementerian Imipas Diminta Investigasi Rutan Labuan Deli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 16:07

Ekonomi Indonesia 2026: Janji vs Fakta Daya Beli

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:21

Gus Yahya: 100 Tahun NU Tak Pernah Berubah Semangat dan Idealismenya!

Sabtu, 31 Januari 2026 | 15:07

Australia Pantau Serius Perkembangan Penyebaran Virus Nipah

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:57

Mundur Massal Pimpinan OJK dan BEI, Ekonom Curiga Tekanan Berat di Pasar Modal

Sabtu, 31 Januari 2026 | 14:52

Selengkapnya