Berita

foto: istimewa

Hukum

MPJ Komit Kawal Tegaknya Keadilan di Kejaksaan

KAMIS, 17 DESEMBER 2015 | 04:25 WIB | LAPORAN:

RMOL. Generasi muda yang terdiri dari aktivis, pemuda dan mahasiswa yang menamakan dirinya Masyarakat Peduli Jaksa (MPJ) mendeklarasikan dirinya sebagai mitra strategis dalam mewujudkan Kejaksaan RI yang berwibawa.

Pembina MPJ Willy Prakarsa mengatakan bahwa pihaknya akan menjadi penjaga tegaknya negara yang berkeadilan.

"Kami akan memperjuangkan terwujudnya independensi, akuntabilitas Kejaksaan secara kelembagaan melalui kegiatan kajian dan advokasi kebijakan serta sosialisasi kepada masyarakat," kata dia dalam keterangan tertulis yang dikirimkan ke redaksi, Kamis (17/12).


Hal yang sama juga diutarakannya dalam seminar penerangan hukum dalam rangka memperingati hari anti korupsi sedunia bertema 'Berantas korupsi demi kelangsungan kejayaan dan kesejahteraan negeri' di Kantor Walikota Jakarta Barat, Rabu (16/12).

Kepala Kejaksaan Negeri Jakbar DR. Reda Manthovani, SH. LLM, Walikota Jakbar Annas Efendi, Aktivis Indonesia Corruption Watch (ICW) Emerson Yuntho, Pengacara Eggi Sudjana dan para Kepala Sekolah di Jakbar juga hadur dalam acara itu.
 
"MPJ bertujuan meningkatkan kualitas dan peran serta partisipasi masyarakat dalam reformasi guna mewujudkan tata kehidupan untuk menegakkan supremasi hukum di Indonesia. Juga kepedulian meneruskan cita-cita reformasi dalam menegakkan kedaulatan rakyat khususnya dibidang penegakan hukum," terang Willy.

Ke depan, terang dia, kegiatan yang dilakukan MPJ akan difokuskan kepada program pengembangan infrastruktur dan jaringan organisasi, pengembangan SDM yang sadar dan peduli penegakan hukum, perlindungan kepentingan umum, dan penegakan ham.

"Kami pun akan melakukan seminar, kampanye, sosialisasi, riset dan studi yang berkaitan dengan penegakan hukum khususnya lembaga Kejaksaan RI," bebernya.

Kepala Kejari Jakbar, Reda Manthovani mengatakan, pihaknya melakukan kegiatan tersebut guna membuka pola pikir para guru sehingga tidak teribat dalam perbuatan rasuah.

Ke depan, lanjut dia, pihaknya juga akan terjun langsung ke sekolah-sekolah untuk mensosialisasikan hal yang sama terhadap para kepala sekolah terkait bahaya korupsi di lingkungan pendidikan.

"Nanti kita juga akan sosialisasikan ke camat dan lurah yang ada di Jakarta Barat," demikian Reda. [sam]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya