Berita

foto :net

Hukum

Inilah Data Korban Aksi Polisi Koboi 2015 Versi IPW

Kapolri Dminta Perketat Penggunaan Senpi Anggotanya
SENIN, 14 DESEMBER 2015 | 09:46 WIB | LAPORAN:

Aksi polisi koboi yang seenaknya mengeluarkan senjata untuk menakut-nakuti warga atau salah tembak masih saja marak terjadi di sepanjang tahun 2015 ini.

Menurut Indonesia Police Watch (IPW) setidaknya ada 20 kasus polisi koboi di tahun ini yang 19 di antaranya korban salah tembak dan satu aksi polisi menodong senjata ke warga yang menegurnya karena kebut-kebutan.

"Berdasarkan data dalam aksi koboi-koboian polisi di tahun 2015 ini menewaskan tujuh orang dan 17 lainnya luka. Korban polisi koboi ini mulai dari bocah cilik yang sedang bermain, ibu rumah tangga, pedagang keliling, tukang ojek, TNI, sesama polisi, abang kandungnya hingga istrinya sendiri," kata Ketua Presidium IPW, Neta S Pane kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (14/12).


Dia menegaskan di tahun 2015 ini ada tiga polisi tertembak pistol sesama polisi dan ada dua wanita yang tewas tertembak pistol suaminya yang polisi. Di tahun ini pula menurut Neta, terjadi lima kasus penyergapan yang serampangan yang dilakukan polisi dan polisi melepaskan tembakan secara membabibuta.

Padahal warga sudah mengingatkan, polisi jangan sembarangan melepaskan tembakan karena lokasi itu padat penduduk dan banyak anak-anak yang bermain. Tapi polisi tak peduli, tembakan tetap mereka lepas untuk menangkap buruannya.

"Akibatnya, ada tiga anak kecil tertembak peluru polisi. Setelah itu pelaku, tidak bertanggungjawab. Peristiwa ini terjadi Jl Segaram 13 Ilir, Palembang, Sumsel," katanya.

Yang menarik, IPW menemukan fakta justru di daerah rawan konflik aksi koboi-koboian polisi menurun drastis. Sepanjang 2015 di Papua hanya ada satu kasus polisi salah tembak. Peristiwa terbanyak kasus salah tembak terjadi di Jatim, Riau, dan Sulsel masing-masing 3 kasus. Sulteng, Sumsel, dan Jakarta 2 kasus.

Banten, Sumut, dan Jabar satu kasus. Di lihat secara umum, aksi koboi koboian polisi di 2015 tergolong naik dibanding 2014. Namun dari sisi korban menurun. Sebab di tahun 2014 ada 13 kasus salah tembak atau aksi koboi-koboian yang dilakukan polisi, yang menyebabkan 27 orang jadi korban. Tujuh di antaranya tewas dan 20 luka-luka.

Melihat fenomena polisi koboi ini, IPW mengingatkan Kapolri agar terus menerus mengawasi secara ketat penggunaan senjata api para anak buahnya. Selain itu perlu kembali mengingatkan agar anggotanya di lapangan jangan serampangan dalam menggunakan senjata api, terutama saat melakukan penangkapan penjahat di kawasan padat penduduk.

"Yang tak kalah penting, evaluasi dan penggantian senjata api sudah sangat diperlukan. Sebab banyak polisi di lapangan yang masih menggunakan senjata api berumur tua dan hasil kanibal, sehingga saat hendak menembak kaki penjahat malah kena kepalanya dan hendak menembak maling malah kena anak yang sedang bermain," demikian Neta.[wid]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Tinjau Situs Bersejarah

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:59

KPK Harus Berani Ungkap 'Borok' Sejumlah Forwarder di Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:40

Kalkulasi Strategis Akuisisi Rudal BrahMos

Jumat, 26 Juni 2026 | 03:27

Gabungan Aliansi BEM Nasional Tolak Penunggangan Gerakan Mahasiswa

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:57

Siapa Sebenarnya Pengkhianat?

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:40

Perlindungan Warga Sipil Papua Harus Berbasis Riset dan Demokrasi

Jumat, 26 Juni 2026 | 02:20

Ini Pesan Panglima TNI kepada 1.737 Perwira Remaja yang Baru Dilantik

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:58

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Berikut Usulan Perpemindo ke KSP soal Penempatan PMI

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:01

Jembatan Pemikiran Frans Seda

Jumat, 26 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya