Berita

irman gusman/net

Ketua DPD: PGRI Tidak Boleh Terkotak-kotak!

MINGGU, 13 DESEMBER 2015 | 17:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Irman Gusman mengapresiasi para guru yang telah banyak berjasa pada negara. Hal itu disampaikannya pada HUT ke-70 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (13/12).

Irman berharap PGRI makin mampu berperan sebagai wadah perjuangan kaum guru untuk memajukan pendidikan Indonesia.

"Semoga ke depan PGRI dapat menjadikan pendidikan di Indonesia lebih maju lagi sesuai dengan perkembangan dan tuntutan zaman di era globalisasi yang yang penuh persaingan dan kompetisi," ujarnya.


Menurut Irman, agar organisasi ini kuat, maka PGRI harus senantiasa kompak dan mampu meningkatkan kemampuan diri, meningkatkan kualitas dan kompetensi. Ia menambahkan untuk merealisasikan itu melalui berbagai seminar dan berbagai pelatihan agar semakin berkualitas dan maju dunia pendidikan di Indonesia.

Dalam acara tersebut hadir Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani yang mewakili Presiden Joko Widoao, Gubernur Banten Rano Karno, Gubernur Jawa Timur Soekarwo, Ketua Umum PB PGRI yang juga Anggota DPD mewakili Provinsi Jawa Tengah, Sulistiyo, dan segenap Pengurus Besar (PB) PGRI dan para guru anggota PGRI yang totalnya berjumlah sekitar 109.435 orang.

Irman menyampaikan bahwa guru berjasa dalam melahirkan para pemimpin bangsa dan negara, guru melahirkan dokter, insinyur, hakim, jaksa, ahli pertanian, hingga para pengusaha.

Terkait tugas utama guru mendidik dan memajukan seluruh bangsa, tanpa memandang suku, agama, ras maupun golongan. Irman menghimbau bahwa agar guru tidak boleh terkotak-kotak ke dalam aliran politik atau berafiliasi kepada kelompok dan golongan tertentu.

Mengingat penting dan strategisnya peran organisasi profesi guru, maka sejak awal DPD terbentuk, Irman melanjutkan, lembaga senator telah menjalin kerja sama dengan PGRI.

"DPD RI senantiasa mendukung setiap program PGRI, menampung dan menyalurkan aspirasi guru, merespon setiap permasalahan yang dihadapi PGRI dan para anggotanya, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kualitas guru demi kemajuan dunia pendidikan kita," ungkap senator asal Sumatera Barat ini.

Irman berharap, kerja sama dan saling mendukung antara DPD dengan PGRI akan terjalin semakin erat. Bukan hanya di tingkat nasional, tetapi juga antara semua anggota DPD yang mewakili seluruh provinsi dengan pengurus dan anggota PGRI di semua daerah di seluruh Indonesia.

Dalam pidatonya Irman juga menyampaikan bahwa PGRI adalah organisasi profesi tertua di Indonesia yang lahir bersamaan dengan revolusi kemerdekaan, dilandasi oleh semangat perjuangan untuk mempertahankan kemerdekaan dan membebaskan bangsa dari segala bentuk penjajahan, kebodohan dan keterbelakangan.

"Karena itu setiap langkah PGRI ke depan haruslah senantiasa bersandarkan pada semangat juang untuk mencapai cita-cita kemerdekaan Indonesia, mencerdaskan kehidupan bangsa dan untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat Indonesia yang adil dan makmur, sehingga menjadi bangsa yang bermartabat dan dihormati dalam pergaulan bangsa-bangsa di dunia," ucapnya.

Terakhir, Irman menjelaskan dengan jumlah anggota, aset dan kekayaan yang dimiliki PGRI, ia yakin PGRI adalah organisasi profesi yang paling besar dan paling strategis di negeri ini. Tidak ada organisasi profesi lain di Indonesia yang memiliki aset dan kekayaan sebesar yang dimiliki dan dikelola oleh PGRI. Karena itu, ia mengharapkan PGRI akan dapat meningkatkan peran strategisnya dalam memajukan pendidikan di negara Indonesia tercinta. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya