Berita

rizal ramli/net

Rizal Ramli: Ada Menteri Pro Kepentingan Asing, Tak Punya Mental Juara

MINGGU, 13 DESEMBER 2015 | 16:51 WIB | LAPORAN: FEBIYANA

. Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Sumber Daya, DR. Rizal Ramli memiliki pandangan sendiri mengenai arti juara.

Dia mengatakan seseorang yang memiliki mental juara tidak pernah terpengaruh oleh perkataan negatif orang lain selama dia melakukan sesuatu sesuai dengan kebenaran yang harus dipejuangkan. Oleh sebab itu, seorang juara tidak memiliki sikap pesimis.

"Kalau saudara punya mental juara, di saat orang lain pesmis, kita jangan pesimis," ujar Rizal dalam acara dialog dengan blogger Kompasiana bertema "Indonesia Mental Juara" di Gandaria City, Jakarta Selatan, Minggu (13/12).


Tidak hanya itu, dia juga mengimbau anak-anak muda yang hadir dalam acara tersebut agar tidak pernah rendah diri terhadap orang asing. Indonesia sudah merdeka selama 70 tahun. Maka dari itu, jiwa tertindas seperti jaman penjajahan dahulu harus dikubur dalam-dalam. Setiap masalah yang ada di negeri ini pasti ada solusinya.

"Tiap masalah ada solusinya. Kita sudah merdeka 70 tahun, jangan minder sama orang asing, jangan punya mental inlander," kata dia penuh semangat.

Rizal Ramli juga sempat menyampaikan keprihatinannya atas sikap segelintir menteri yang lebih pro terhadap asing dibandingkan kepentingan nasional. Padahal, hal itulah yang membuat orang asing menilai bangsa Indonesia sebagai bangsa inlander.

"Ada menteri yang selalu percaya pada apa yang dibilang orang asing. Kita dibilang sebagai tak punya kemampuan mengurus negara kita, mereka (segelintir menteri itu) percaya. Tak ada mental juara," kata penasihat PBB ini.

"Poinnya, mental juara harus percaya diri, harus rendah hati, kuat dan percaya diri," demikian Rizal menambahkan. [rus]

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Pemudik Sebaiknya Perhatikan Enam Pesan Ini

Minggu, 15 Maret 2026 | 03:11

Relawan Jokowi: Rismon Sianipar Pengecut!

Jumat, 13 Maret 2026 | 01:05

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

UPDATE

Prediksi Mossad Gagal, Netanyahu Disebut Murka ke Direktur Intelijen

Senin, 23 Maret 2026 | 13:39

Kasus Andrie Yunus Bisa Diusut Timwas Intelijen DPR

Senin, 23 Maret 2026 | 13:23

Pengamat: Trump Inkonsisten Soal Selat Hormuz

Senin, 23 Maret 2026 | 13:09

Daftar Negara yang Terancam Bangkrut Akibat Perang Iran

Senin, 23 Maret 2026 | 12:53

Gebrakan Xiaomi SU7 2026: Ludes 15 Ribu Unit dalam 34 Menit, Daya Jelajah Tembus 900 Km!

Senin, 23 Maret 2026 | 12:37

H+2 Lebaran, Emas Antam Turun Rp50 Ribu

Senin, 23 Maret 2026 | 12:35

WFH Jangan Ganggu Kinerja Perusahaan, DPR Minta Pemerintah Hati-hati

Senin, 23 Maret 2026 | 12:31

124 Perusahaan Truk Kena Sanksi Saat Lebaran, Mayoritas Pelanggaran ODOL

Senin, 23 Maret 2026 | 12:08

Menhub Siapkan Strategi Khusus Amankan Arus Balik Lebaran 1447 H Lintas Sumatra-Jawa

Senin, 23 Maret 2026 | 11:27

DJP: Aktivasi Akun Coretax Tembus 16,6 Juta, Lapor SPT Tahunan Capai 8,7 Juta

Senin, 23 Maret 2026 | 11:03

Selengkapnya