Berita

jusuf kalla/net

Andi Arief: Jusuf Kalla dan Sudirman Said Keliru

SABTU, 12 DESEMBER 2015 | 08:35 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

Wakil Presiden Jusuf Kalla dan Menteri ESDM Sudirman Said keliru menyatakan Indonesia tidak punya kemampuan mengelola tambang emas dan tembaga di Papua yang sejak 1967 dikuasai Freeport McMoran.

Demikian disampaikan mantan Staf Khusus Presiden di era Susilo Bambang Yudhoyono, Andi Arief, dalam perbincangan dengan redaksi, Sabtu pagi (12/12).

"JK dan Menteri ESDM keliru kalau menganggap bangsa kita tidak bisa lakukan," kata dia. "Sekarang kita punya banyak ahli yang menurut saya sudah bisa berbuat banyak, bahkan sekarang ada organisasi profesi yang menaungi. Juga penguasaan teknologinya tidak kalah," jelas Andi Arief yang juga dikenal sebagai inisiator Tim Terpadu Riset Mandiri di Gunung Padang, Cianjur, Jawa Barat.


Menurut dia, untuk mengetahui tidak sulit untuk apakah Freeport menyembunyikan banyak informasi yang merugikan Indonesia dalam kontrak karya.

Keinginan kuat Freeport memperpanjang kontrak karya dengan mendivestasi saham memperlihatkan bahwa perusahaan tambang yang dikenal bereputasi buruk itu sudah menghitung semua keuntungan besar yang akan mereka dapatkan.

"Di saat yang sama mereka menyadari bahwa mereka hanya buih di tengah laut," masih kata Andi Arief.

"Kita punya ahli banyak dan saatnya mereka mengubah keadaan," demikian Andi Arief. [dem]

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

UPDATE

Awal Pekan, Harga Emas Antam Terpantau Turun ke Rp2.668.000 per Gram

Senin, 22 Juni 2026 | 10:21

Harta Zita Anjani Melonjak Rp100 Miliar, Hari Purwanto: Mungkin Menang Lotre

Senin, 22 Juni 2026 | 10:11

Emas Antam Mandek di Awal Pekan, Satu Gram Rp2,6 Juta

Senin, 22 Juni 2026 | 09:49

Bajak Kader Partai Lain, PSI Dinilai Tetap Berpotensi Jadi Partai Gurem

Senin, 22 Juni 2026 | 09:43

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan Rp17.812 per Dolar AS

Senin, 22 Juni 2026 | 09:30

Dolar AS Menguat di Tengah Amblesnya Yen dan Poundsterling

Senin, 22 Juni 2026 | 09:20

Trump Sebut Starmer Gagal, Isu Pengunduran Diri PM Inggris Kian Menguat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:11

Gibran Ingin Layanan Kesehatan di Wilayah 3T Diperkuat

Senin, 22 Juni 2026 | 09:00

Rayakan HUT ke-499, Jakarta Berikan Tarif Spesial Rp1 untuk MRT, LRT, dan TransJakarta Hari Ini

Senin, 22 Juni 2026 | 08:47

Bakal Turun Gunung Bareng PSI, Jokowi Dinilai Sulit Lepas dari Bayang-bayang Kekuasaan

Senin, 22 Juni 2026 | 08:46

Selengkapnya