Berita

foto: net

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

Gaspol Indonesia: Pemerintah Dan KPU Gagal Gelar Pilkada

JUMAT, 11 DESEMBER 2015 | 04:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai gagal menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2015.

"Pelaksanaan Pilkada di 264 daerah diluar dugaan, karena rendahnya partisipasi masyarakat," kata Direktur Gandhi Sentra Politik (Gaspol) Indonesia, Virgandhi Prayudantoro kepada redaksi, Jumat (11/12).

Ia menyebutkan, rata-tara tingkat partisipasi Pilkada serentak 2015 hanya di kisaran 60 sampai 70 persen. Bahkan ada yang di bawah 50 persen, seperti di Pilkada Kota Medan hanya 26,88 persen.


"Padahal Pemerintah sudah menetapkan 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional akan tetapi masih sangat rendah partisipasinya. Ini bukti bahwa Pemerintah gagal melaksanakannya," ujar Virgandhi Prayudantoro.

Dan KPU sebagai penyelengara yang menargetkan partisipasi pemilih sebanyak 77,5 persen, jauh dari harapan.

"KPU juga terbukti tidak bisa menjalankan tugas dengan baik dan benar. Karena banyak sekali peraturan yang dibuat mereka tidak membuat partisipasi warga untuk memilih menjadi meningkat, malah menurun dibandingkan Pilkada yang lalu," beber Virgandhi Prayudantoro.

Ia menambahkan, inkonsistensi Pemerintah Jokowi-JK dalam menjalankan pemerintahan juga memberikan dampak luas terhadap rakyat semakin apatis untuk memilih. Ini bukti bahwa rakyat sudah sangat kecewa dengan pemerintahan sekarang. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya