Berita

Abdullah Azwar Anas/net

Nusantara

Menang Telak, Anas Hanya Ngopi-ngopi Dengan Relawan Dan Timses

KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 00:53 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) oleh Citra Publik-Lingkaran Survei Indonesia (LSI), pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas-Yusuf Widyatmoko unggul pada Pilkada Banyuwangi 2015 yang berlangsung hari Rabu (9/12).

‎Senang dengan hasil tersebut, namun Anas tetap meminta agar seluruh masyarakat Banyuwangi menunggu hasil perhitungan resmi oleh KPUD Banyuwangi.

"Quick count secara ilmiah bisa dipertanggungjawabkan. Tapi kita semua harus menunggu perhitungan resmi KPUD," jelas Anas di Banyuwangi, Rabu (9/12).


Mantan anggota DPR itu mengatakan, pasca Pilkada yang lebih penting adalah kembali merajut persaudaraan dengan semua kalangan.

"Saya sering katakan, Pilkada itu event lima tahunan, tapi persaudaraan itu selamanya. Karena itu, semuanya mari gandengan tangan lagi ke depan untuk membawa Banyuwangi ke arah yang lebih baik lagi," ujar alumnus Universitas Indonesia (UI) ini.

Menurut Anas, membangun daerah tak bisa dilakukan sendirian mengingat kompleksnya problem yang perlu dicari solusinya. "Akan lebih ringan jika semua bareng-bareng mengembangkan daerah," ujarnya.

Anas mengaku tak punya agenda khusus menyambut hasil Pilkada. Dia hanya berkumpul bersama sejumlah relawan dan tim sukses di rumahnya di kawasan Baluk, Banyuwangi, sambil memantau laporan dari saksi dan relawan yang disebar di TPS-TPS.

"Kami hanya ngobrol-ngobrol saja, ngopi-ngopi. Kebetulan di rumah lagi masak beberapa sayur, ya makan bareng-bareng," kata dia.

Pasangan Calon Bupati Abdullah Azwar Anas-Calon Wakil Bupati Yusuf Widyatmoko unggul dalam Pilkada Banyuwangi yang berlangsung hari ini. Demikian hasil hitung cepat (quick count) yang diadakan oleh Citra Publik-Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Network. Pasangan petahana itu meraup 88,81 persen suara. Sedangkan kompetitornya, Sumantri Sudomo-Sigit Wahyu Widodo hanya mendapatkan 11,19 persen. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya