Berita

m. prasetyo/net

Reformasi Kejaksaan Di Bawah Komando Prasetyo Tidak Jelas

KAMIS, 10 DESEMBER 2015 | 00:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Reformasi birokrasi kejaksaan saat ini tidak berada pada arah yang jelas. Hal ini menyebabkan tidak kondusifnya para jaksa di internal kejaksaan untuk bekerja profesional.

"Reformasi kejaksaan saat ini arahnya tidak jelas," sebut mantan Komisioner Komisi Kejaksaan, Kamilov Sagala, Rabu (9/12).

Hal ini dikatakan Kamilov saat dimintai tanggapannya terkait persoalan yang menimpa Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Chuck Suryosumpeno. Seperti diketahui, Chuck memprotes dan menguggat Surat Keputusan Jaksa Agung M. Prasetyo yang telah menjatuhkan hukuman disiplin tingkat berat berupa pembebasan dari jabatan struktural.  


SK tertanggal 18 November 2015 tersebut antara lain muncul dengan sejumlah tuduhan dalam kapasitas Chuck sebagai Ketua Satgassus Penyelesaian Barang Rampasan dan Barang Sita Eksekusi. Chuck pun mengajukan gugatan ke PTUN sebagai bentuk penolakan terhadap keputusan tersebut. Namun, jaksa agung dikabarkan juga sudah mengeluarkan Surat Keputusan pergantian Chuck sebagai kepala Kejaksaan Tinggi Maluku.

Lebih lanjut Kamilov menegaskan, efek berantai dari persoalan ini adalah tidak ada lagi motivasi bekerja oleh jaksa-jaksa.

"Efek berantainya kemampuan dan komitmen dari kinerja jaksa yang kompetensi itu akhirnya tidak ada lagi motviasi," katanya.

Hal ini, tegas Kamilov, dapat menyebabkan kinerja kejaksaan bisa menurun, malah tidak ada prestasi. "Karena penilaian keberhasilan dari seorang jaksa itu tidak berdasarkan prestasi, tapi mengarah pada kedekatan," paparnya.

Karenanya, seperti dilansir dari JPNN, Kamilov menegaskan, reformasi kejaksaan itu sudah tidak objektif. Dan sudah jauh melenceng dari reward and punishment. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya