Berita

rizal ramli/net

Kepada Rizal Ramli, Polandia Nyatakan Siap Jadi Penghubung Perdagangan Ke Uni Eropa

RABU, 09 DESEMBER 2015 | 23:36 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli menyampaikan speech pada forum ASEAN Economic Community (AEC) the new common market in Asia di Kementerian Pembangunan Republik Polandia, Warsawa, Selasa (8/12), waktu setempat.

Rizal menyampaikan bahwa nilai Perdagangan RI-Polandia saat ini sebesar 1 miliar dolar AS, dan dalam waktu mendatang ditargetkan dapat meningkat dua kali lipat, dimana Polandia tidak menggunakan mata uang Euro sehingga akan lebih murah dari sisi perhitungan perdagangan.

Sementara negara anggota ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Economic Community memiliki potensi pasar sebesar menurut Menko Rizal Ramli, tidak mudahnya pembentukan awal dari ASEAN Economic Community ini, dimana dimulai dengan kebijakan bersama penurunan tarif diantara negara ASEAN, dan perubahan besar yang dijalankan yakni mengurangi biaya produksi dan menjadikan produksi barang di ASEAN menjadi kompetitif.


Terobosan lainnya di tingkat negara ASEAN yakni pada KTT ASEAN beberapa waktu lalu di Kuala Lumpur, telah disepakati untuk koordinasi pada sektor pariwisata dan harmonisasi standarisasi perdagangan ASEAN, hal ini terlihat simpel namun sangat penting. Contoh implementasi kerja sama di lingkup ASEAN dibentuknya Palm Oil Council (Dewan Kelapa Sawit) antara Indonesia dan Malaysia yang menguasai 80 persen pangsa pasar minyak sawit dunia. Organisasi dibentuk untuk menetapkan standarisasi, serta meningkatkan kesejahteraan petani sawit di Indonesia dan Malaysia, Dewan ini dibentuk dalam waktu 2 bulan saja, sebagai bukti inovatif dan efektifnya kerja sama diantara negara ASEAN.

Pada speech pembukaan forum ASEAN Economic Community ini Deputy Prime Minister of The Development of The Republic of Poland, HE. Mr. Mateusz Morawecki menyampaikan bahwa Polandia menawarkan diri sebagai hub perdagangan negara-negara ASEAN ke Uni Eropa khususnya Eropa Timur, dengan harga yang lebih murah dan produksi yang lebih baik dari negara Eropa lainnya, Polandia disebutkan sangat menjanjikan. Tahun depan akan dibangun Badan Ekspor Polandia, yang akan mendukung eksportir Polandia, dimana Minister Mateusz menjanjikan ke negara-negara ASEAN akan didatangkan para investor besar Polandia untuk berinvestasi di wilayah ASEAN.

Sementara Duta Besar RI untuk Polandia sekaligus merangkap Ketua Komite ASEAN di Warsawa, Dubes Pieter Gontha, menyampaikan ASEAN dengan satu pintu, memiliki kekuatan dan potensi yang besar, salah satu contoh kekuatan kerja sama tersebut yang telah berjalan yakni pembentukan Dewan Kelapa Sawit. Negara-negara ASEAN juga harus belajar dari pengalaman Uni Eropa dalam menjalankan kerja sama perdagangan, sebagai ketua ASEAN di Polandia, Dubes Pieter Gontha akan mengkoordinasikan hal tersebut. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya