Berita

agung laksono/net

Politik

PILKADA SERENTAK 2015

Agung Laksono: Serangan Fajar Melanggar Hukum Dan Tidak Mendidik

SELASA, 08 DESEMBER 2015 | 23:18 WIB | LAPORAN:

. Ketua Umum DPP Partai Golkar hasil Munas Ancol, Agung Laksono berharap semua calon pada Pilkada serentak 2015 bermain fair dan tidak melakukan 'serangan fajar' (politik uang) termasuk kepada calon yang didukung dan diusung Golkar.

"Saya melihat ini adalah tantangan bersama bagaimana menjadi pemenang yang baik dimana tidak mau dicurangi maka kita jangan main curang," kata Agung sebelum berangkat ke Kongres United Malays National Organisation (UMNO), yang diselenggarakan partai yang berkuasa di Malaysia, Jakarta, Selasa (8/12).

Agung menyebutkan serangan fajar tidak perlu dan tidak mendidik masyarakat pemilih.


"Serangan fajar tidak perlu lah, kalau yang beri uang jangan ambil, tandai dan jangan dipilih," tegasnya.

Menurut Agung masyarakat harus melihat track record dari calon yang bersangkutan, sehingga apa yang dilakukannya nanti jika terpilih bisa membangun dan mensejahterakan rakyatnya.

"Pilih lah yang bersih jangan uang jadi pertimbangan, sekali lagi serangan fajar itu tindakan yang tidak benar dan melanggar hukum," tukasnya. [rus]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya