Berita

jokowi/net

Politik

Spekulasi Melebar, Marah ke Penegak Hukum atau Reshuffle Kabinet

SELASA, 08 DESEMBER 2015 | 18:25 WIB | LAPORAN:

Berbagai spekulasi muncul pasca terjadinya peristiwa marahnya Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait kasus dugaan papa minta saham PT. Freeport Indonesia. Salah satu yang paling menguat adalah perombakan alias reshuffle kabinet.

"Ini bisa juga jadi momen pak Jokowi untuk melakukan reshuffle, bahwa ada beberapa menterinya belum bisa mengawal Nawacita, alih-alih mengawal justru malah bersekongkol," terang Ketua Dewan Syuro PKB, Maman Imanul Haq saat dikontak, beberapa saat tadi (Selasa, 8/12).

Spekulasi lain, menurut dia, Jokowi marah ke penegak hukum, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri dan Kejaksaan Agung (Kejagung). Mungkin, dia kesal lantaran mereka hanya diam saja ketika rekaman tersebut dibuka untuk pertama kali.


"Ini bisa menjadi warning bagi Kapolri dan Kejaksaan Agung, ketika rekaman itu dibuka seharusnya kejaksaan dan kepolisian dan KPK bertindak cepat tidak hanya wait and see, karena ini akan memicu kamarahan publik," ujar Maman.

Dalam polemik pembahasan perpanjangan kontrak PT Freeport yang berujung pada perseteruan antar lembaga negara tersebut, setidaknya melibatkan Menteri ESDM Sudirman Said, dan Menteri Kordinator Politik Hukum dan HAM Luhut Binsar Panjaitan yang disebut sebayak 66 kali dalam rekaman percapakan papa minta saham.

"Saya mau mengatakan kemarahan Jokowi adalah representasi kemarahan publik itu sendiri, dan ini sebagai warning bagi institusi penegak hukum yang terlalu lamban bertindak," demikian Maman yang anggota komisi VIII DPR RI itu. [sam]

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Gus Ipul Cek Perkembangan Siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama Manado

Jumat, 12 Juni 2026 | 00:14

Pegawai Imigrasi Jaksel Tingkatkan Kemampuan Jurnalistik dan Kehumasan

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:46

Pengawasan MBG Harus Diperkuat Usai Dadan Dkk Dicokok Kejagung

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:28

Pemerintah Sepakati Kerangka RAPBN 2027, Pertumbuhan Ekonomi Dibidik 6,5 Persen

Kamis, 11 Juni 2026 | 23:02

Piala AFF U-19: Drama VAR Kubur Impian Garuda Muda ke Final

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:56

Mahasiswa Jabar Turun ke Jalan Suarakan RUU Polri dan BBM

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:24

PLN Berhasil Operasikan Tower Emergency, Sistem Kelistrikan Sumut Kembali Normal

Kamis, 11 Juni 2026 | 22:14

Bahlil Pastikan Harga BBM Subsidi Tetap, Pertamax Naik Ikuti Harga Pasar

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

Target Pendapatan Dipatok Naik, DPR Restui Minuman Manis Kena Cukai

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:36

PLN Pulihkan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara 72 Jam Lebih Cepat

Kamis, 11 Juni 2026 | 21:02

Selengkapnya