Berita

fadli nasution/net

Aneh, Jokowi Baru Marah Sekarang

SENIN, 07 DESEMBER 2015 | 23:05 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. ‎Presiden Joko Widodo telat. Jokowi sapaan akrab politisi PDIP itu baru marah sekarang setelah kasus dugaan pencatutan namanya oleh Ketua DPR Setya Novanto disidang di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR dan sudah menjadi perbincangan publik.

"Aneh, kok Jokowi baru marahnya sekarang," kata Ketua Perhimpunan Magister Hukum Indonesia (PMHI), Fadli Nasution‎ kepada redaksi, Senin (7/12).

Padahal, jelas Fadli, anak buah Jokowi di kabinet, yaitu Menteri ESDM Sudirman Said yang melaporkan kasus dugaan pelanggaran kode etik itu ke MKD.


"‎Pengadu kan SS anak buahnya di kabinet. Yang diadukan pencatutan nama presiden dalam pertemuan antara ketua DPR, presdir Freeport dan pengusaha. ‎Harusnya pada saat itulah Jokowi marah karena namanya dicatut," paparnya.

Menurut Fadli lagi, dalam kapasitasnya, Jokowi bisa langsung menghubungi Sudirman Said untuk mengkorfimasi tentang pencatutan itu. (Baca: Jokowi Marah, Kasus Setnov Jatuhkan Wibawa Negara)

"Ini malah yang terjadi justru tontonan di MKD," ungkapnya.

Terakhir, Fadli menyarankan agar Jokowi santai dan menyerahkan prosesnya di internal DPR melalui MKD.

"Sudahi sajalah drama politik yang tak bermanfaat bagi rakyat ini. Apapun yang diputuskan oleh MKD harus dihormati sebagai keputusan internal di sebuah lembaga negara. Lembaga negara yang lain tak usah mencampuri," tukasnya. [rus]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya