Berita

Achmad Basarah/net

Basarah Ajak Semua Pihak Lestarikan Kebudayaan Nasional

MINGGU, 06 DESEMBER 2015 | 08:46 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Dalam sejarah dunia tidak ada satu bangsa yang cara perjuangannya sama dengan bangsa lain. Itu terjadi karena sesungguhnya setiap bangsa memiliki sejarah dan proses pembentukan yang berbeda-beda. Proses itulah yang membuat  nilai-nilai kepribadian setiap bangsa pun berbeda-beda.

Bangsa Indonesia pun memiliki sejarah dan cara perjuangannya sendiri. Itu terjadi sejak zaman kerajaan hingga proklamasi kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1945. Selama itu, para pendiri bangsa mewariskan Pancasila yang akhirnya dijadikan konsensus, dasar dan ideologi negara.

Pernyataan itu disampaikan Ketua Badan Sosialisasi MPR RI Achmad Basarah saat membuka pagelaran wayang kulit, dalam rangka Sosialisasi Empat Pilar MPR, di Halaman Kantor Walikota Batu, Jawa Timur, Sabtu (5/12). Pagelaran wayang kulit dengan lakon Wahyu Nirmolo Jati bersama Ki Ardi Poerbo Antono ini turut dihadiri oleh Pimpinan Fraksi Partai Gerindra MPR Morena Soeprapto, Pimpinan Fraksi PKB MPR Latifah Shohib, Pimpinan Fraksi PKS MPR Rofi Munawar, dan Pimpinan Kelompok DPD MPR Abdul Qodir Amir Hartono, serta Wakil Walikota Batu Punjul Santoso.


Pembentukan suatu bangsa, kata Basarah, diawali oleh kesepakatan bangsa tersebut terhadap nilai-nilai luhur yang dianutnya. Nilai-nilai luhur tersebut diyakini sebagai seperangkat nilai yang memiliki kebaikan bersama. Dan dipercaya mampu mengantarkan bangsa tersebut untuk mencapai cita-cita dan tujuannya. Nilai-nilai luhur itulah yang kemudian disepakati sebagai ideologi bangsa.

"Untuk mencapai masyarakat Pancasila, Bung Karno mengajarkan kepada kita konsep haluan politik Trisakti.  Yakni berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi dan membangun kebudayaan yang berkepribadian Indonesia," papar politisi PDI Perjuangan ini.

Untuk melestarikan kebudayaan asli Indonesia, lanjut Basarah, diperlukan konsep pembangunan kebudayaan nasional yang berbasis pada kepribadian asli Indonesia. Dalam kaitan itulah MPR, dalam salah satu tugas Sosialisasi Empat Pilar menjadikan kesenian wayang sebagai sarana untuk menyampaikan pesan kebudayaan kepada masyarakat luas.

Sebagai kesenian asli Indonesia, wayang sangat tepat digunakan untuk mengingatkan kembali nilai-nilai filosofis dan sejarah bangsa Indonesia bahkan dari zaman kerajaan. Ini penting agar bangsa Indonesia tidak tercabut dari akar sejarah bangsanya sendiri di tengah arus globalisasi yang semakin deras. [rus]

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

UPDATE

Fakta Sidang Blueray Cargo: Kode BC1 Mengarah ke Djaka Budi Utama

Senin, 15 Juni 2026 | 18:15

Anak Buah Bahlil Irit Bicara Usai 7 Jam Diperiksa KPK

Senin, 15 Juni 2026 | 18:08

KPU Patok Anggaran Rp4,6 Triliun di Tahapan Awal Pemilu 2029

Senin, 15 Juni 2026 | 17:59

IHSG-Rupiah Menguat Sore Ini Usai AS-Iran Sepakat Damai

Senin, 15 Juni 2026 | 17:47

Demo Mahasiswa Ucapkan Selamat Atas Kegagalan Prabowo-Gibran

Senin, 15 Juni 2026 | 17:46

Wapres Gibran Terima Perwakilan Mahasiswa di Tengah Unjuk Rasa

Senin, 15 Juni 2026 | 17:23

Sifra Kejar Cita-cita di Sekolah Rakyat Demi Bantu Orang Tua Disabilitas

Senin, 15 Juni 2026 | 17:19

Demi Kepercayaan Masyarakat, Mahasiswa UBK Desak MBG Dihentikan

Senin, 15 Juni 2026 | 17:06

Komisi II DPR: KPU dan Bawaslu akan Tetap Eksis di 2027

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

DPR Minta Kejagung Tingkatkan Anggaran Perkara untuk Kejati dan Kejari

Senin, 15 Juni 2026 | 16:47

Selengkapnya