. Presiden Joko Widodo (Jokowi) setuju Pemerintah mengambil satelit L Band. Karena itu, agar segera bisa ditindaklanjuti, Jokowi meminta laporan lebih detil mengenai masalah anggaran.
Demikian disampaikan Kepala Negara saat memberikan arahan pada rapat terbatas masalah pengambilalihan slot satelit L Band, di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (4/12).
"Penggunaan satelit bergerak ini sangat penting, baik itu untuk membantu komunikasi daerah-daerah terpencil, pulau-pulau kecil kita yang tersebar dari Sabang sampai Merauke, dan juga membantu komunikasi maritim, membantu whistle monitoring system, membantu komunikasi pertahanan dan keamanan, membantu komunikasi dalam bencana atau SAR misalnya," kata Jokowi.
Jokowi pun meminta laporan lebih detail mengenai harga, biaya dan lain-lain terkait pengambilan slot satelit L Band itu, agar segera bisa ditindak lanjuti.
Sebelumnya, Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, bahwa kita ini punya orbit, satelit di salah satu orbit itu perlu segera diputuskan oleh Presiden, karena batas waktunya adalah tanggal 7 Desember.
"Karena orbit itu digunakan terutama di bidang pertahanan, keamanan, kelautan, maka Presiden memberikan arahan untuk bagaimanapun orbit itu harus tetap menjadi milik bangsa Indonesia," jelas Pramono.
Sementara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara mengatakan, di dunia ini hanya ada delapan slot satelit, dan salah satunya adalah Indonesia. Namun, pada awal tahun ada kejadian fuel-nya bocor, kemudian satelitnya jadi keluar orbit. Orbit itu harus segera diisi, kalau tidak diisi akan diambil oleh operator lain dari negara lain.
"Karena di dunia ini ada delapan dan ini sangat penting bagi kita, terutama bisa dimanfaatkan baik itu untuk bencana atau untuk eksplorasi di hutan, di laut, dan untuk monitor sistem aplikasinya bermacam-macam, maka diputuskan slot tersebut harus di-secure dan tetap oleh Indonesia," kata Rudiantara, Kamis kemarin (3/12).
Nantinya, lanjut Rudiantara, slot satelit itu bisa digunakan oleh pemerintah lintas sektoral apakah untuk Kementerian Kehutanan, Badan Keamanan Laut (Bakamla), BNPB dan lainnya.
"Jadi kita punya satelit sendiri yang pada umumnya nantinya mayoritas untuk kegiatan pemerintah," terangnya seperti dikutip laman
setgab.go.id.
[rus]